Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai

Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ratusan guru saat melakukan aksi damai menuntut pelaku penganiayaan di adili seadil-adilnya dalam proses hukum yang transparan.
Ratusan guru saat melakukan aksi damai menuntut pelaku penganiayaan di adili seadil-adilnya dalam proses hukum yang transparan.

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Ratusan guru dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar aksi damai di halaman Kantor Kecamatan Glagah, Rabu (21/10/2026).

Aksi solidaritas ini dilakukan sebagai bentuk kecaman keras atas dugaan penganiayaan yang menimpa Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Khoiriyah, M. Munir Thowil, oleh seorang oknum anggota TNI.

Massa yang diperkirakan berjumlah lebih dari 200 orang dari 36 lembaga pendidikan tersebut, mendesak agar proses hukum terhadap pelaku berjalan secara transparan, objektif, dan tanpa diskriminasi. Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari jajaran Kepolisian Resor (Polres) Lamongan.

Sambil membentangkan berbagai spanduk tuntutan dan ungkapan solidaritas, para pahlawan tanpa tanda jasa ini mengutuk keras insiden kekerasan yang terjadi pada Jumat (16/10) lalu tersebut.

“Harapan kita tidak ada lagi kekerasan kepada guru-guru di Indonesia. Penegakan disiplin internal tidak menghapus pertanggungjawaban pidana. Karena itu, kami meminta proses hukum berjalan sebagaimana mestinya,” tegas Ketua Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) Jawa Timur sekaligus koordinator aksi, Tosari, di lokasi.

Massa menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan terhadap tenaga pendidik merupakan pelanggaran nyata terhadap Undang-Undang Perlindungan Guru dan Dosen. Oleh karena itu, mereka menuntut kesatuan terkait untuk bertindak tegas dalam menegakkan hukum serta disiplin prajurit.

Akibat dugaan pemukulan yang dilakukan oknum TNI tersebut, M. Munir Thowil mengalami luka serius di bagian wajah hingga retak pada bagian tulang hidung.

Selain menuntut proses hukum yang transparan, massa menolak keras segala bentuk intimidasi maupun tekanan terhadap korban dan tenaga pendidik lainnya. Para guru berkomitmen akan terus mengawal penanganan kasus ini hingga korban mendapatkan keadilan dan kepastian hukum.

Aksi damai berakhir dengan tertib. Setelah tuntutan mereka disepakati dan dituangkan dalam perjanjian tertulis di atas kertas bermeterai, ratusan guru tersebut membubarkan diri secara teratur di bawah pengawalan aparat Polres Lamongan. jir 

Berita Terbaru

Menko: Pasar Modal RI Tak Hanya Bergantung ke Satu Lembagal

Menko: Pasar Modal RI Tak Hanya Bergantung ke Satu Lembagal

Kamis, 22 Okt 2026 07:06 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 07:06 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan Morgan Stanley Capital International (MSCI) bukan satu-satunya lembaga…

Fatwa MUI Tentang Emas Fisik Digital Perkuat Kepastian Syariah

Fatwa MUI Tentang Emas Fisik Digital Perkuat Kepastian Syariah

Kamis, 22 Okt 2026 07:02 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 07:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Perkumpulan Pedagang Emas Digital Indonesia (PPEDI) menyambut positif penetapan fatwa jual beli emas fisik secara digital oleh Dewan Syariah…

Pemerintah Percepat Distribusi Barang Subsidi Lewat Koperasi Merah Putih

Pemerintah Percepat Distribusi Barang Subsidi Lewat Koperasi Merah Putih

Kamis, 22 Okt 2026 07:00 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 07:00 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pemerintah mempercepat penyaluran barang bersubsidi ke gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang telah beroperasi. Langkah ini…

Tiga Komodo Dijual ke Thailand, Jaksa Tuntut Verrol 10 Tahun Penjara

Tiga Komodo Dijual ke Thailand, Jaksa Tuntut Verrol 10 Tahun Penjara

Kamis, 22 Okt 2026 06:58 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 06:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Harga seekor komodo dalam perkara perdagangan satwa dilindungi ini disebut mencapai Rp72 juta. Tiga ekor satwa endemik Indonesia…

Dua Pabrik Obat Keras Digerebek, 16 Orang Diringkus

Dua Pabrik Obat Keras Digerebek, 16 Orang Diringkus

Kamis, 22 Okt 2026 06:52 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 06:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya bongkar 2 pabrik obat keras ilegal di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Total 16 tersangka…

Sekretaris ESDM Jatim Sebut Uang Rp50 Juta Berasal dari CSR Masjid

Sekretaris ESDM Jatim Sebut Uang Rp50 Juta Berasal dari CSR Masjid

Kamis, 22 Okt 2026 06:50 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 06:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Keterangan Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Ibnu Arif Efendi, mengenai asal-usul uang Rp50 juta…