Kontroversial Hasil Tes Covid-19, Gleaneagles Siap Bertanggungjawab

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Clara, dua kali tes Swab (second opinion) ke Mitra Keluarga dan Nasional Hospital, hasilnya negatif. SP/DOC SP
Clara, dua kali tes Swab (second opinion) ke Mitra Keluarga dan Nasional Hospital, hasilnya negatif. SP/DOC SP

i

SURABAYAPAGI.com,Surabaya - Terkait kekeliruan tes Swab yang dilakukan Gleneagles Diagnostic Surabaya, terhadap Clara Cynthia Dewi (26) ditanggapi oleh Michael Subroto selaku kuasa hukum dari Gleneagles Diagnostic Surabaya.

Saat dihubungi Surabaya Pagi, ia mengaku meyakini hasil laboratorium yang dikeluarkan Gleneagles Diagnostic Surabaya."Tes kemarin dengan hasil yang disampaikan pada hari itu, kita dapat mempertanggungjawabkannya pak," kata Michael Subroto, Senin (11/01/2021).

Seperti yang diketahui, Clara Cynthia Dewi pada tangal 5 Januari 2021 lalu melakukan swab tes covid-19 di Gleneagles Diagnostic Surabaya. Hasil laporan tersebut menyatakan Clara positif covid-19.

Tak puas dengan hasil tersebut, ia kemudian melakukan tes swab secon opinion selama dua hari berturut-turut pada tanggal 6 dan 7 Januari di Mitra Keluarga dan National Hospital Surabaya, hasilnya negatif.

"Kalau kita sedikit berlogika orng yang saat ini negatif belum tentu besok positif begitu sebaliknya. Bisa saja tinggal sisa virus, kan ada nilai CT-nya pak," katanya

Saat dikonfirmasi apakah pihaknya melakukan kesalahan diagnosis, Michael membatah akan hal tersebut. Ia mengaku, Gleneagles Diagnostic Surabaya memiliki alat yang telah tersertifikasi serta tenaga dokter yang kompeten dan ahli dibidangnya.

"Semua alat kita sudah tertifikasi mutu ISO 9001 tahun 2015. SDM kita semuanya punya kompetensi. Karena kita sudah 26 tahun beroperasi, jadi orang-orang kita terlatih dn terdidik untuk melaksanakan laporan itu pak," ucapnya

"Jadi secara keakuratan kami yakin hasil kemarin akurat. Sekalilagi, hasil yang kita keluarkan kemarin dapat kita pertagungjawabkan hasil pada hari itu dikeluarkan," tambahnya menegaskan.

Sebelumnya Ketua YLPK Jatim, M. Said Utomo menyoroti kejadian ini dan mengatakan bahwa laboratorium klinik Kesehatan, harus memiliki standar yang sesuai terutama saat penyelenggaraan Swab di pandemi Covid-19 ini.

"Laboratorium harus memiliki standart yang tinggi, minimal nasionalis dan telah terakreditasi di LAN (Lembaga Akreditasi Nasional) atau Internasional," ujar, Minggu (10/1/2021).

Menjawab hal ini, Michael mengaku Gleneagles Diagnostic Surabaya memiliki SOP yang sangat ketat. Sehingga bila ada kekeliruan hasil dapat dipastikan tidak akan terjadi.

"Kami pastikan bahwa hasil yang dikeluarkan oleh Laboratorium Gleneagles, khususnya untuk kasus tersebut diatas dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," akunya

Pihaknya juga menyayangkan tindakan Clara yang secara emosional langsung menuduh Laboratorium Gleneagles melakukan kesalahan dan membuat pemberitaan secara luas, tanpa terlebih dahulu menyampaikan keberatan kepada Laboratorium Gleneagles.

"Pemberitaan yang dilakukan oleh pasien tersebut tidak benar dan sangat merugikan Laboratorium Gleneagles dan tentunya memiliki konsekwensi hukum atas pemberitaan tersebut," pungkasnya. mbi/an

Berita Terbaru

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Di tengah pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mencapai 5,72% pada triwulan II 2026[1], kebutuhan untuk mengelola kekayaan secara adaptif dan…

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.com - Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan bahwa sejumlah badan usaha milik…

Rupiah Menguat Dipengaruhi Cadangan Devisa Indonesia yang Tetap Kuat

Rupiah Menguat Dipengaruhi Cadangan Devisa Indonesia yang Tetap Kuat

Kamis, 08 Okt 2026 07:29 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu bergerak menguat 12 poin atau 0,07 persen menjadi Rp17.887 per dolar AS…

BPN Imbau Masyarakat Tak Gunakan Perantara untuk Urus Tanah

BPN Imbau Masyarakat Tak Gunakan Perantara untuk Urus Tanah

Kamis, 08 Okt 2026 07:27 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berkomitmen meningkatkan layanan pertanahan bagi masyarakat,…

Angka Cerai Gugat Meroket, Alasan Dominan Efek ‘In This Economy’

Angka Cerai Gugat Meroket, Alasan Dominan Efek ‘In This Economy’

Kamis, 08 Okt 2026 07:23 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pengadilan Agama (PA) Magetan mencatat hingga September 2026, jumlah perkara yang diajukan perempuan untuk mengakhiri perkawinan di…

CCTV Diputar di Sidang, Haji Yus Ngaku Pukul Louis Tiga Kali

CCTV Diputar di Sidang, Haji Yus Ngaku Pukul Louis Tiga Kali

Kamis, 08 Okt 2026 07:20 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pengakuan terdakwa Yusuf bin Buamin alias Haji Yus menjadi salah satu fakta menonjol dalam sidang perkara pengeroyokan di p…