Peras Kades, LSM Gadungan Dipolisikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaku saat menjalani pemeriksaan usai diamankan dalam kasus pemerasan.
Pelaku saat menjalani pemeriksaan usai diamankan dalam kasus pemerasan.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Tuban  - Anggota Lembaga Swadaya (LSM) gadungan pelaku pemerasan terhadap seorang Kepala Desa (Kades) diamankan Petugas kepolisian dari Polsek Jenu, Polres Tuban, Rabu (13/1).

Pria yang ditangkap polisi tersebut diketahui bernama Djoko Joewono (54), seorang residivis yang tinggal di Kelurahan Kebonsari Gang 1, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban. Kini pelaku sudah diamankan dan dilakukan pemeriksaan di Polsek Jenu, Polres Tuban untuk proses lebih lanjut.

Penangkapan itu berawal saat petugas Polsek Jenu mendapatkan laporan dari masyarakat. Yang mana pelaku telah beberapa kali mendatangi korban dan yang pertama kali pelaku berniat mengantarkan proposal kepada korban.

“Kasus ini bermula saat pelaku ini mendatangi korban yang merupakan Kades (Kepala Desa) Mentoso. Awalnya pelaku ini datang bertiga dan mengajukan proposal kepada Kades,” terang AKP Rukimin, Kapolsek Jenu, Polres Tuban.

Setelah pertemuan pertama itu, pelaku yang dugaan pemerasan itu kemudian kembali menemui Kades dengan datang sendirian dan saat itu ia meminta uang kepada Kades dan diberikan uang sebesar Rp 1 juta.

Selang beberapa waktu kemudian, pelaku kembali meminta uang sebesar Rp 5 juta, jika tidak diberi pelaku mengancam akan membuka rahasia terkait jabatannya korban sebagai kades.

Setelah diberikan uang sebesar Rp 5 juta dengan cara ditransfer, pelaku kembali meminta uang dengan alasan yang tidak masuk akal. Merasa diperas, akhirnya kades melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian dan pelaku berhasil diamankan.

“Berdasarkan adanya laporan dari masyarakat itu pelaku berhasil kita tangkap tadi malam di rumahnya. Kasus ini masih kita dalami, diduga masih ada korban lain. Pelaku juga residivis di Kabupaten Trenggalek,” pungkasnya. 

Berita Terbaru

Ekonomi RI Tumbuh 5,47%, Airlangga: Lebih Tinggi dari China dan Jerman

Ekonomi RI Tumbuh 5,47%, Airlangga: Lebih Tinggi dari China dan Jerman

Jumat, 06 Nov 2026 07:32 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa fondasi perekonomian Indonesia masih menunjukkan kinerja…

IHSG Ditutup Menguat

IHSG Ditutup Menguat

Jumat, 06 Nov 2026 07:31 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat ditopang oleh kombinasi sentimen dari tingkat…

Menekraf Sebut Sektor Digital Jadi Potensi Baru Ekraf Di Cirebon

Menekraf Sebut Sektor Digital Jadi Potensi Baru Ekraf Di Cirebon

Jumat, 06 Nov 2026 07:28 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya menyebut sektor digital menjadi salah satu potensi ekonomi kreatif (ekraf ) di Kota…

Utang Pemerintah 2026 Tembus Rp 1.600 Triliun

Utang Pemerintah 2026 Tembus Rp 1.600 Triliun

Jumat, 06 Nov 2026 07:25 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Berdasarkan perkiraan Kementerian Keuangan, kebutuhan pembiayaan utang pemerintah Indonesia pada 2026 diperkirakan mencapai lebih dari Rp…

Jumat Berkah: Tidak Ada Kejahatan yang Sempurna

Jumat Berkah: Tidak Ada Kejahatan yang Sempurna

Jumat, 06 Nov 2026 07:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:24 WIB

Oleh: Hj. Lordna Putri Ini adalah terjemahan dari Adagium hukum paling terkenal di dunia: “Summum Ius Summa Iniuria”* (Cicero - Romawi) artinya: Keadilan Ter…

Gerindra Minta Polisi Periksa Teddy

Gerindra Minta Polisi Periksa Teddy

Jumat, 06 Nov 2026 07:20 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pendiri Partai Gerindra Rahmat Sorialam Harahap, S.H., meminta Bareskrim Polri mendalami setiap informasi dan petunjuk yang relevan…