Asli Arek Suroboyo, Pilih Dimakamkan di Keputih

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Prosesi pemakaman Fadly Satrianto korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih , Surabaya, Jumat (15/1). SP/Patrik Cahyo
Prosesi pemakaman Fadly Satrianto korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih , Surabaya, Jumat (15/1). SP/Patrik Cahyo

i

 

Penyerahan Jenazah Fadly Satrianto yang Jadi Korban Sriwijaya Air SJ182

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Jenazah Copilot NAM Air, Fadly Satrianto yang menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 diserahterimakan kepada keluarga, Jumat (15/1/2021). Penyerahan peti jenazah ekstra kru Sriwijaya Air SJ182 ini dilakukan di Masjid Al Ikhlas yang tak jauh dari rumah duka di Teluk Penanjung 17, Surabaya.

Suasana duka menyelimuti ketika peti jenazah diserahkan pada keluarga. Tangisan Sang Ibu pecah ketika jenazah hendak disalatkan. Selepas disalatkan, penghormatan terakhir dilakukan. Sebelum dimasukkan ke mobil ambulans, teman sejawat Fadly melakukan penghormatan dan selanjutnya jenazah diberangkatkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih, Sukolilo, Surabaya.

Ayah Fadly Satrianto, Sumarzen Marzuki mengucapkan banyak terimakasih semua pihak, hingga jenazah putranya dapat diserah terimakan. Mewakili keluarga, dia meminta maaf jika semasa hidup putranya ada kesalahan. "Kami terimakasih banyak pada semua pihak. Kami mohon maaf jika putra kami ada kesalahan," kata Sumarzen.

Mantan General Manager PT Terminal Petikemas Surabaya itu sebelumnya menjelaskan, keluarga telah mempersiapkan peristirahatan terakhir buat Fadly di TPU Keputih Sukolilo Surabaya. Dipilihnya makam Keputih karena lebih dekat dengan rumah keluarga.

"Fadly ini kan dilahirkan di Surabaya. Ari-arinya saja ada di Teluk Penanjung. Kedua pertimbangan keinginan kami supaya dekat dengan kakak-kakaknya. Rumahnya maksudnya. Kakaknya rumahnya di Wisma Mukti, ada di Puri Mas, selain itu pertimbangan lain, neneknya juga ada di dekat-dekat situ," ujarnya.

Sementara sang ibu, Ninik Andayani sembari duduk dan terus memeluk foto sang anak ketiganya itu. Ninik tak bisa menjawab pertanyaan wartawan karena masih sangat sedih dan syok.

Diketahui, sebelum ke tempat peristirahatan terakhirnya, Jenazah Fadly sempat disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Jalan Tanjung Pinang Surabaya. Setelah disemayamkan, jasad Fadly disalatkan di Masjid Al Iklas Jalan Tanjung Sadari, Surabaya.

Jasad Fadly diserahkan oleh Chief Pilot NAM Air Kapten Ibran kepada orangtua Fadly. "Kami ucapkan turut berbela sungkawa dan duka yang sangat dalam atas tragedi yang menimpa Fadly mewakili PT NAM Air," ujar Ibran.

Beberapa saat sebelumnya, Rumah Sakit Polri Kramat Jati kembali menyerahkan satu jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 atas nama Fadly Satrianto ke pihak keluarga pada Jum’at (15/1) pagi. Namun penyerahan jenazah dilakukan secara tertutup atas  dasar permintaan keluarga. Jenazah Fadly tiba di rumah duka sekitar pukul 13.42 WIB dengan dibawa rombongan.

Diketahui, Fadly yang merupakan alumnus Universitas Airlangga (Unair) berhasil diidentifikasi melalui perbandingan sidik jari yang berada dalam kantong jenazah PMJ SJ 0020. Perbandingan sidik jarinya dari E-KTP telunjuk kanan berhasil diidentifikasi dari tubuh yang didapatkan identik 12 titik persamaan. Fadly Satrianto berprofesi sebagai co Pilot Nam Air, anak perusahaan Sriwijaya Air. pat

Berita Terbaru

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, PONOROGO-Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dalam pengusulan…

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Rendahnya cakupan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tantangan d…

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Tradisi dan gotong royong kembali berpadu dalam peringatan Haul ke-61 Mbah Kiai Haji (KH) Mohammad Syafi’i dan para sesepuh Desa Pon…

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep mengkolaborasikan peringatan Hari Santri 2026 dan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep dengan gerakan…

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan penyusunan kepengurusan DPD Partai Demokrat Jatim periode 2…

Kejari Madiun Ingatkan Kades: Dana BKK Desa Bukan Uang yang Bisa Dikelola Semau Sendiri

Kejari Madiun Ingatkan Kades: Dana BKK Desa Bukan Uang yang Bisa Dikelola Semau Sendiri

Jumat, 16 Okt 2026 11:19 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:19 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun mengingatkan kepala desa agar tidak sembarangan mengelola Bantuan Keuangan Khusus (BKK) D…