Jambret Sadis di Dukuh Kupang Ditembak, 1 Diburu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaku jambret yang masih remaja, berhasil dilumpuhkan oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya, Senin (8/2/2021). SP/Mahbub Fikri
Pelaku jambret yang masih remaja, berhasil dilumpuhkan oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya, Senin (8/2/2021). SP/Mahbub Fikri

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Meski pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) diberlakukan di Surabaya Raya (Surabaya-Sidoarjo-Gresik), namun aksi kejahatan jalanan nampaknya masih marak terjadi.

Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap kasus pencurian dan kekerasan yang melibatkan dua remaja yang masih berusia belasan tahun.

Pemuda yang baru genap berusia 18 tahun itu ditangkap Tim Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya saat beraksi di Jalan Dukuh Kupang Barat, Surabaya, pada Jumat (29/1/2021) malam, yang menyebabkan korbannya mengalami luka-luka.

Pelaku diketahui bernama Joshiko Lutfian Ramadan (18), warga Jalan Pakis Gunung Gg. 2C Sawahan, Kota Surabaya. Sementara satu rekannya masih dalam pengejaran petugas (DPO).

Menurut Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Agung Kurnia Putra, sebelum beraksi, pelaku berkeliling mencari sasaran, kemudian melakukan perampasan handphone milik korban sekitar pukul 21:30 WIB, di perempatan Jalan Dukuh Kupang Barat Surabaya.

“Pelaku dalam melakukan aksinya membuntuti korbannya, 2 orang pelaku yaitu A (DPO) sebagai Joki dan Joshiko sebagai eksekutor merampas HP korban,” kata Iptu Agung saat jumpa pers, Senin (08/02/2021).

Setelah kedua pelaku berhasil merampas Hp milik korban. Seketika itu korban langsung mengejar dan memepet pelaku, salah satu tersangka yang dibonceng menendang korban hingga terjatuh di aspal dan mengalami luka-luka.

“Saat itu, pelaku panik karena dikejar, handphone korban dan milik pelaku terjatuh di aspal dan kabur, maka dari situ anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya langsung melakukan penyelidikan guna melakukan penangkapan,” ungkapnya.

Alhasil, tersangka Joshiko berhasil ditangkap di Jalan Pakis Gunung Gg. 2C Surabaya. “Pelaku terpaksa ditembak di bagian betisnya karena berusaha kabur ketika dilakukan penangkapan,” tegasnya.

Sementara itu,  tersangka mengaku baru dua kali melakukan jambret. Dirinya terpaksa menjambret karena kehilangan pekerjaan yakni menjaga warung kopi. “Saya sudah dua kali ini menjambret, yang pertama di daerah Simo. Saya tahu korban tak tendang sampek jatuh, uangnya buat jajan dan beli rokok,” aku tersangka.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 365 tentang pencurian dan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang perempuan bernama, Sri Wulandari (23) yang tinggal di Jalan Dukuh Pakis, Surabaya menjadi korban jambret dan mengalami luka cukup parah.

Menurut korban, peristiwa jambret itu terjadi ketika dirinya melintas di Underpass Jalan Dukuh Kupang, pada hari Jumat (29/1/2021), lalu sekitar pukul 21:30 WIB, ketika baru pulang dari rumah temannya.

Begitu korban melewati lampu merah Underpass Jalan Kupang ke arah Jalan Diponegoro, tiba-tiba dipepet oleh dua orang pemuda yang sedang berboncengan dan langsung merampas Hp korban dan mereka kabur. fm/cr2/ham

Berita Terbaru

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo– Seorang admin media sosial di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berinisial NR ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ancaman …

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Untuk mencapai hasil yang maksimal di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan secara menyeluruh berhasil, diperlukan inovasi…

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah mulai memperketat pengawasan kendaraan dan barang yang diangkut melalui jalur laut. Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, d…

Muncul Bintik Hitam pada Susu Bubuk Anak, Orang Tua Perlu Tahu Penyebab dan Cara Menyikapinya

Muncul Bintik Hitam pada Susu Bubuk Anak, Orang Tua Perlu Tahu Penyebab dan Cara Menyikapinya

Selasa, 03 Nov 2026 15:12 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:12 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menemukan bintik kecil berwarna cokelat atau kehitaman pada susu bubuk anak bisa membuat orang tua khawatir. Apalagi, produk tersebut d…

Misa Arwah Grand Heaven Surabaya Dihadiri Ratusan Umat, Toleransi Lintas Agama Menguat

Misa Arwah Grand Heaven Surabaya Dihadiri Ratusan Umat, Toleransi Lintas Agama Menguat

Selasa, 03 Nov 2026 15:09 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:09 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ratusan umat Katolik memadati Rumah Duka Grand Heaven Surabaya untuk mengikuti Misa Arwah dalam rangka memperingati Hari Arwah S…

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Kesehatan, Ning Ita Tekankan Pencegahan Kematian Bayi dan Ibu Hamil

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Kesehatan, Ning Ita Tekankan Pencegahan Kematian Bayi dan Ibu Hamil

Selasa, 03 Nov 2026 15:07 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menyadari pentingnya menekan angka kematian ibu (AKI) dan bayi (AKB) secara berkelanjutan, Pemerintah Kota Mojokerto terus…