Ribuan Guru di Pasuruan Ditarget Tuntas Vaksinasi Covid-19 Bulan Maret

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kadinkes Kota Pasuruan dr Shierly Marlena. SP/ Dinkes Pasuruan
Kadinkes Kota Pasuruan dr Shierly Marlena. SP/ Dinkes Pasuruan

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebanyak ribuan guru di Kota Pasuruan ditargetkan harus tuntas vaksinasi Covid-19 di bulan Maret 2021 ini. Sehingga, proses pembelajaran tatap muka pada Juli nanti bisa aman dan sesuai syarat protokol kesehatan Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pasuruan Shierly Marlena menjelaskan, ada 5.884 guru yang merupakan guru sekolah negeri dan swasta. Mulai dari PAUD hingga SMA. Semuanya sudah menjalania vaksin dosis pertama.

"Sebanyak 5.884 guru mulai PAUD hingga SMA, negeri dan swasta sudah divaksin dosis pertama (tahap pertama). Tahap kedua sedang berjalan dan kita targetkan selesai bulan Maret," katanya, Rabu (31/3/2021).

Pemerintah pusat menargetkan belajar tatap muka secara terbatas bisa dimulai Juli 2021. Belajar tatap muka terbatas dimulai setelah guru dan tenaga pendidikan disuntik vaksin Covid-19.

"Dari sisi syarat vaksinasi guru, sudah memenuhi jika dilaksanakan pembelajaran tatap muka Juli," terang Shierly.

Menko PMK, Muhadjir Effendy, dalam Pengumuman Keputusan Bersama tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 mengatakan, pemerintah pusat menargetkan pembelajaran tatap muka secara terbatas bisa dimulai pada Juli 2021. Efektivitas pembelajaran jarak jauh (PJJ) tak sama dengan belajar tatap muka. Vaksinasi guru bisa membuat pembelajaran tatap muka dimulai.

"Vaksinasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan ditargetkan selesai paling lambat bulan Juni 2021. Ini sesuai dengan komitmen dari Pak Menkes. Sehingga pada tahun ajaran baru di bulan Juli 2021, diharapkan seluruh satuan pendidikan dapat menyediakan layanan pembelajaran tatap muka secara terbatas," katanya.

Selain itu, ada juga syarat lain yang harus dipenuhi. Misalnya, rekomendasi wali kota dan gugus tugas. Dan ada syarat penerapan protokol kesehatan secara ketat. Sehingga, harapannya tidak ada klaster baru yang timbul karena kegiatan tatap muka itu. Dsy11

 

 

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…