Ditarget Tuntas 9 September, Jembatan Buk Wedi Pasuruan Terus Dikebut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jembatan Buk Wedi Pasuruan. SP/ PSR
Jembatan Buk Wedi Pasuruan. SP/ PSR

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sejak dikerjakan pada awal April 2026, pengerjaan penggantian Jembatan Buk Wedi di Jalan Ir H. Juanda, Kota Pasuruan terus dikebut dan ditargetkan tuntas lebih cepat, pada 9 September 2026. Tentu saja, pengerjaan infrastruktur tersebut disambut baik oleh sejumlah warga setempat.

Diketahui, saat ini terkait progres pengerjaan sudah masuk tahap struktur utama jembatan di jalur pantai utara (pantura) dan kini sampai pada tahap akhir. Sedangkan untuk pengaspalan dijadwalkan dimulai pada akhir Agustus. Pengaspalan dilakukan setelah beton mencapai kekuatan yang dipersyaratkan.

Pelaksana proyek, Ismail, mengatakan sejumlah pekerja menyelesaikan pekerjaan finishing di sisi kanan dan kiri jembatan, termasuk pembangunan akses jalan bagi warga. "Progres sudah 73 persen. InsyaAllah target sekitar 9 September sudah selesai. Jadi tinggal finishing, termasuk pengecoran sisi kanan dan kiri sebagai akses masyarakat," kata Ismail, Rabu (5/8/2026).

Suparman, warga sekitar, berharap jembatan baru mampu mengatasi banjir yang selama bertahun-tahun menjadi persoalan di kawasan itu. "Kalau hujan deras, lumpur sampai ke jalan dan rumah warga. Kami berharap setelah jembatan ini selesai, banjir tidak separah dulu," ucapnya.

Perlu diketahui, Jembatan Buk Wedi merupakan salah satu titik rawan banjir di jalur Pantura Pasuruan. Saat debit Sungai Petung meningkat, material kayu yang terbawa arus kerap tersangkut di bawah jembatan lama sehingga menghambat aliran air dan menyebabkan luapan ke badan jalan. ps-01/dsy

Berita Terbaru

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta integrasi transportasi publik tidak berhenti pada penambahan rute dan pembangunan i…

Tindaklanjuti Tak Bayar Retribusi, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Lahan Aset

Tindaklanjuti Tak Bayar Retribusi, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Lahan Aset

Selasa, 27 Okt 2026 11:09 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti sejumlah bangunan yang berdiri di atas lahan aset Pemkot Surabaya seluas 7.668 meter persegi di Jalan Barata Jaya…

Pemkab Lumajang Pastikan Huntap Penyintas Erupsi Gunung Semeru Tepat Guna

Pemkab Lumajang Pastikan Huntap Penyintas Erupsi Gunung Semeru Tepat Guna

Selasa, 27 Okt 2026 11:01 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melihat masih ada hunian yang kosong setelah beberapa tahun ditempati penyintas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memastikan…

Momentum Agenda Gandrung Sewu, Penginapan di Banyuwangi Terisi Penuh

Momentum Agenda Gandrung Sewu, Penginapan di Banyuwangi Terisi Penuh

Selasa, 27 Okt 2026 10:42 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menjelang momentum agenda Gandrung Sewu 2026, sejumlah hotel maupun homestay di Kabupaten Banyuwangi, kini terisi penuh…

Walikota Mojokerto Minta Duta Anti Narkoba Lakukan Preventif Cegah Narkoba

Walikota Mojokerto Minta Duta Anti Narkoba Lakukan Preventif Cegah Narkoba

Selasa, 27 Okt 2026 07:37 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:37 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto – Pemilihan Duta Anti Narkoba Kota Mojokerto bukan sekadar ajang pencarian bakat, melainkan upaya promotif dan preventif untuk m…

Mahasiswi UIN KHAS Jember Diduga Diperkosa saat Tidur

Mahasiswi UIN KHAS Jember Diduga Diperkosa saat Tidur

Selasa, 27 Okt 2026 07:22 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Dugaan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember saat menjalani P…