11 Siswa SMAN 2 Sumenep Terjaring Masuk di KBC

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Sekolah SMAN 2 Sumenep, Hermono Prayudi Anggoro, S.Pd, MM (memakai kopyah hitam) di ruang kerjanya. SP/Ainur Rahman
Kepala Sekolah SMAN 2 Sumenep, Hermono Prayudi Anggoro, S.Pd, MM (memakai kopyah hitam) di ruang kerjanya. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Kepala Sekolah SMAN 2 Sumenep, Hermono Prayudi Anggoro, S.Pd, MM mengaku bangga ketika melihat kesuksesan anak didiknya mengikuti Kelompok Belajar Cepat (KBC). “Peserta didik KBC menempuh proses panjang dan memiliki kesempatan lebih cepat yaitu 2 tahun (masa belajar) dari pada umumnya,” katanya kepada Surabaya Pagi, Rabu (19/05).

Menurutnya, kesempatan spesial ini tidak didapat dengan mudah karena harus melalui tahapan seleksi dan belajar lebih cepat tentunya. Selain sistem belajar yang lebih cepat, dukungan dari wali murid juga merupakan hal yang sangat penting.

Untuk diketahui, SMAN 2  Sumenep, tahun ajaran 2021 khusus kelas X dengan jumlah siswa sebanyak  411 hanya terjaring 11 siswa yang masuk di program KBC. Mereka menggunakan sistem kredit semester (SKS) pada kurikulum SMA. Selain itu juga mereka lulus SMA dalam waktu dua tahun dan seluruhnya tembus di universitas negeri manapun.

Hermono menjelaskan, bahwa mayoritas siswa KBC bukan yang paling pintar dan paling tinggi nilainya. “Tapi, siswa-siswa KBC ini mempunyai semangat belajar yang tinggi, daya kompetisinya juga tinggi,” kata dia.

“Tidak ada perbedaan kelas untuk siswa KBC dengan siswa SKS lainnya. Hanya, ketika KBC sudah mampu mengikuti UKBM semester kelima dan keenam, mereka dipisah dengan siswa SKS lain,” imbuhnya.

Selain itu, kendala terbesar siswa KBC adalah saat mereka memutuskan untuk tidak ingin menyelesaikan UKBM dalam waktu dua tahun. “Makanya saya betul-betul melakukan penyeleksian terhadap siswa yang masuk di program KBC tidak hanya itu tapi juga mendatangi orang tuanya untuk menanyakan apakah anaknya mau dikuliahkan atau tidak,” ungkapnya.

"Siswa yang ingin melanjutkan ke Perguruan tinggi, akan terus dibimbing, sementara yang tidak melanjutkan kita masukkan ke program reguler, sebab ada orang tuanya yang ingin anaknya langsung dimasukkan ke TNI pada saat lulus dan lain sebagainya," tambahnya.

Namun kata dia, program KBC tersebut masih banyak selisih pendapat saat akan berusaha untuk lulus dalam dua tahun. ”Kalau orang tuanya mendukung, tapi siswanya nggak mau atau sebaliknya, jelas kami tidak menyarankan untuk dilanjutkan, yang penting harus sependapat, jadi kalau tidak kuat langsung turun lagi ke program reguler,” urainya

Jadi pada tahun ajaran 2021 sebanyak 11 siswa yang lulus KBC dan pada tahun ajaran 2022 nanti diprediksi KBC lebih dari 16 siswa dan seterusnya. “Alhamdulillah SMAN 2 Sumenep mendapat peringkat terbaik di Jawa Timur khusus Madura,” pungkasnya. AR

 

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…