Guru SLB yang Jadi Juru Isyarat di Polres Tulungagung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gayatri Hardianti saat menjadi juru isyarat di Polres Tulungagung. SP/ TLG
Gayatri Hardianti saat menjadi juru isyarat di Polres Tulungagung. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Gayatri Hardianti yang merupakan guru di SLB PGRI Kedungwaru juga sebagai juru bahasa isyarat yang membantu penyandang difabel mengerti informasi yang disampaikan narasumber saat rilis pres berlangsung.

Meski berprofesi sebagai guru di SLB PGRI Kedungwaru, Gayatri mengaku, masih harus belajar lagi. Khususnya, kosa kata tentang kriminalitas. Yakni dengan menyesuaikan bahasa dari sistem isyarat buku bahasa Indonesia (SIBI) maupun bahasa isyarat Indonesia (Bisindo). Agar kedepannya bisa menerjemahkan detail kasus pidana yang disampaikan oleh narasumber.

Awal menjalani profesi barunya itu tidaklah mudah. Dia harus bisa mengemas informasi yang disampaikan narasumber agar dapat diterima para tunarungu atau tuli. Tak jarang, mengemasnya dengan bahasa campuran baik dengan SIBI, Bisindo, dan bahasa ibu (bahasa yang digunakan sebelum anak tunarungu disekolahkan) karena lebih mudah dipahami para tunarungu asal Tulungagung.

"Tak hanya itu saja, tidak semua yang diucapkan sama bapak (Kapolres, Red) bisa diisyaratkan. Ada beberapa kata yang masih mengeja. Sehingga perlu waktu juga saat menerjemahkannya," terangnya, Senin (24/5/2021).

Seiring waktu berjalan, Gayatri mengaku, punya kosa kata bahasa isyarat yang lebih beragam. Menyusul profesi barunya dalam menerjemahkan informasi yang disampaikan pimpinan Polres Tulungagung itu dilakukan secara spontan.

 "Datang itu cuma dikasih tahu topiknya yang akan dibahas nanti. Setelah itu ya mengalir saja, karena bapak sampaikan secara spontan. Yang jelas, memang jadi juru isyarat harus punya banyak kosa kata dan terbaru," terangnya.

Disinggung dari mana keahlian berkomunikasi dengan bahasa isyarat,  wanita kelahiran Trenggalek ini mengaku, keahliannya itu didapat dari salah satu mata kuliah saat menempuh pendidikan luar biasa.

Namun selebihnya itu, belajar langsung dengan mengaplikasikan sehari-hari saat mengajar anak didiknya, serta sumber referensi yang relevan seperti halnya di platform YouTube. "Kamipun juga punya tugas dalam hal ini. Dengan menerapkan bahasa isyarat sebaik mungkin di sekolah. Tujuannya supaya nanti anak-anak terbiasa dan bisa menerima informasi dengan baik," tandasnya. Dsy7

Berita Terbaru

Gencar Tangani TBC, Pemkab Madiun Libatkan OPD Lintas Sektor hingga Tingkat Desa

Gencar Tangani TBC, Pemkab Madiun Libatkan OPD Lintas Sektor hingga Tingkat Desa

Selasa, 03 Nov 2026 14:14 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penanganan kasus Tuberkulosis (TBC), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tengah gencar-gencarnya melakukan kolaborasi…

Bangun Ekosistem Transportasi Modern, Grab Siap Perkuat Koordinasi dengan Pemprov Jatim

Bangun Ekosistem Transportasi Modern, Grab Siap Perkuat Koordinasi dengan Pemprov Jatim

Selasa, 03 Nov 2026 13:58 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Grab Indonesia menerima piagam apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas kontribusi aktifnya mendukung pengembangan…

Pemkot Batu Bangun Sistem Terintegrasi Berkapasitas 100 Ton Tekan Sampah Wisata

Pemkot Batu Bangun Sistem Terintegrasi Berkapasitas 100 Ton Tekan Sampah Wisata

Selasa, 03 Nov 2026 13:04 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna menekan beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Pemerintah Kota (Pemkot) Batu membangun sistem pengolahan sampah terintegrasi…

Ditarget Rampung Akhir November, Pemkot Surabaya Kebut Pembongkaran Bangunan Sungai Kalianak Tahap IV

Ditarget Rampung Akhir November, Pemkot Surabaya Kebut Pembongkaran Bangunan Sungai Kalianak Tahap IV

Selasa, 03 Nov 2026 13:01 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam mengatasi potensi banjir, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mempercepat normalisasi ruang Sungai…

Dituding Terlibat Kasus Mutilasi Madiun, Istri Sah Bagus Bantah dan Ungkap Aktivitasnya‎

Dituding Terlibat Kasus Mutilasi Madiun, Istri Sah Bagus Bantah dan Ungkap Aktivitasnya‎

Selasa, 03 Nov 2026 12:43 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 12:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Martha, istri sah Dwi Bagus Martono, membantah mengetahui maupun terlibat dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Dini Har…

Perkuat Pencegahan Perundungan di Sekolah, Pemkot Surabaya Libatkan 3.856 Guru Kelas

Perkuat Pencegahan Perundungan di Sekolah, Pemkot Surabaya Libatkan 3.856 Guru Kelas

Selasa, 03 Nov 2026 12:34 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya pencegahan perundungan di lingkungan sekolah, mulai dari jenjang SD hingga SMP, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…