Berawal Hobi, Kini Berbisnis Kue Kacang Beromzet Ratusan Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Teguh Poerwono Edi. SP/ KDR
Teguh Poerwono Edi. SP/ KDR

i

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Berawal dari hobi membuat aneka kue, Teguh Poerwono Edi menjadi pengusaha sukses kue kacang bermerek Tidar hingga kantongi omzet sampai ratusan juta rupiah. Kini, ia memperkerjakan 45 orang karyawan, yang mana sudah punya tempat produksi sendiri.

Modal awal cuma Rp.5000,- ditambah peralatan seadanya. Uang segitu dibelikan terigu 3kg serta gula dan aneka bahan lain. Saat itu, Teguh mengingat harga terigu per- kilo masih Rp.750, dimana bisa diubah menjadi ratusan kue kacang.

Sedangkan untuk peralatan cetak cukup memakai tutup botol minuman anaknya. Roti kacang yang sekarang menjadi khas Kediri ini dijualnya Rp25 per- buah.

Dalam sehari, rumah produksi menghasilkan 67.200 kue kacang. Ukuran kue kacangnya sebesar kue bakpia atau donat mini berbentuk bulat. Kue tersebut lantas dikemas dalam toples. Satu toples kue kacang sekarang dijual seharga Rp.240 per- butir. Bahan baku dibutuhkan mancapai 20 sak sampai 22 sak per- hari. Omzet kue kacangnya telah mencapai angka Rp.300 juta per- bulan.

Selain Kediri, kue kacang milik Taguh bisa melalang buana ke penjuru Indonesia, semua berkat internet yang membangun resellernya di berbagai daerah. Karena ambisi terbesar seorang Teguh adalah memasarkan Tidar ke seluruh Jawa. Jangkauan kue kacang miliknya sejauh ini masih di kawasan Jawa Timur.

Bukan dipasarkan dia sendiri tetapi dibawa lewat internet. Reseller lah yang membesarkan usaha kue kacang miliknya. Karena sudah ada reseller, dia optimis bisa menjangkau lebih luas ke seluruh Pulau Jawa. Untuk itupula kapasitas produksi digenjot maksimal olehnya. "Saya ingin punya mesin cetak kue yang sudah canggih," terang Teguh, Kamis (3/6/2021).

Untuk sekarang pembuatan kue kacang masih buatan tangan. Jika diganti mesin tentu produksi bisa naik sampai seratus persen. Teguh ingin dari 67.200 per- hari menjadi 270.000 kue per- hari. Karena memang itu jumlah pesanan terbanyak yang diminta pasar terutama ketika Lebaran. Ia juga berencana merubah kemasan kue agar tahan lebih lama.

Untung sedikit menjadi prinsip seorang Teguh. Yang terpenting untung sedikit asal bisa berproduksi kembali. Ia sendiri sadar resellernya menjual lebih mahal. Tetapi dia tidak ambil pusing akan hal tersebut. "Tidak apa- apa pedagang lain yang bisa menikmati keuntungan lebih, yang penting saya jalan terus," tuturnya. Dsy2

Berita Terbaru

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyalahgunaan identitas untuk pinjaman online (pinjol) ilegal menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur. Pemprov…

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…