Sempat Dirawat, Bocah Korban Penganiayaan di Kupang Krajan Meninggal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi
Ilustrasi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bocah SD, berinisial JM (12), yang ditemukan dalam keadaan bersimbah darah di bagian kepala, di sebuah kamar kos, Jalan Kupang Krajan V-A Surabaya, akhirnya meninggal dunia setelah sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit Dr. Soetomo Surabaya. 

Paman korban, Fugita Purnama (36), mengatakan bahwa ponakannya tersebut meninggal pada, Rabu, (2/6) kemarin. Dan saat ini sudah disemayamkan di Yayasan Adi Jasa.

“(Meninggal) jam 10.27 WIB, kemarin. Belum (dimakamkan), disemayamkan dulu di Adi Jasa, nanti dikremasi hari Sabtu (5/6),” kata Fugita. 

Sebelum meninggal, kata Fugita, korban sempat dirawat sejak, Rabu, (26/5) lalu. Namun akhirnya meninggal, dengan dugaan mengalami pendarahan di bagian organ dalam kepala.

“Dari tanggal 26 sampai kemarin, sekitar enam hari. Itu gegar otak ponakan saya, kemungkinan dihantam sama batu paving,” jelasnya.

Meski demikian, lanjut Fugita, JM sudah menjalani visum oleh Polrestabes Surabaya, beberapa waktu lalu. Dan polisi berjanji akan memberi tahu keluarga korban hasil dari pemeriksaan.

“Itu pihak kepolisian sudah visum, masih belum tahu, cuman nanti katanya akan dikasih tahu sama penyidiknya,” ucapnya.

Fugita berharap agar pihak kepolisian segera menangkap pelaku. Namun, untuk berat hukuman yang diberikan, dia menyerahkannya ke Polrestabes Surabaya yang menangani kasus.

“Bisa menangkap pelaku dengan cepat, karena membahayakan kita semua. Mungkin kami nanti akan dihubungi lagi oleh pihak kepolisian kelanjutanya ini,” ungkapnya.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksana mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan untuk menemukan bukti terkait dugaan penganiayaan tersebut.

"Kami akan segera memanggil saksi dari keluarga korban. Kita sudah koordinasi dengan keluarga korban. Kami selidiki dulu," kata Arief, Selasa, (1/6). ang

Berita Terbaru

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan penipuan berkedok kerja sama proyek pembangunan ruko di kawasan Pasar Wisata, Desa Dibee, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, m…

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pengurusan perpanjangan izin pemanfaatan air tanah untuk 21 titik sumur milik Perumda Air Minum Banyuwangi menelan biaya hingga…