Gubernur dan Forkopimda Jatim Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Sumenep

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta bersama Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto saat berkunjung ke Sumenep. SP/Ainur Rahman
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta bersama Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto saat berkunjung ke Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep – Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Nur Cholis. A.Md. Menyambut kunjungan Gubernur Jatim Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si. Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M. dan Kapolda Jatim Irjen. Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K, S.H, M.H. di Pendopo Agung Kraton Sumenep Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep, kemarin.

Dalam kunjungannya Gubernur Jatim, Pangdam V/BRW, Kapolda Jatim Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), ikut serta dalam melakukan peninjauan terkait penanganan Covid-19 dan pelaksanaan serbuan vaksinasi covid-19 di wilayah Kab. Sumenep.

Kegiatan peninjauan vaksinasi massal ini dilaksanakan di Pendopo Agung Keraton, Kabupaten Sumenep, Madura. Namun sebelumnya, peninjauan juga sudah dilakukan di beberapa kabupaten di jatim. Diantaranya, Kediri, Lamongan maupun di Bangkalan. Kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya.

Gubernur Jatim menyebutkan, pada dasarnya di sumenep ini kondisi pengendalian Covid-19 sangat bagus, Sehingga proses pengendalian Covid-19 berjalan sangat baik.

“Untuk menjaga mewujudkan kekebalan komunitas diharapkan bisa diikuti oleh seluruh warga masyarakat sumenep, seluruh Vaksinator, pemberi layanan kesehatan supaya sinergi semua pihak melakukan penyegeraan pelaksanaan vaksinasi, ” kata Gubernur jatim.

Sementara itu Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Nur Cholis. A.Md. mengatakan kegiatan ini merupakan suatu usaha pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Sumenep.

”Alhamdulillah pelaksanaan kunjungan Forkopimda Jatim hari ini berjalan dengan Lancar, semua berkat seluruh unsur instansi terkait yg tergabung dalam pengamanan, dan tetap menerapkan Protokol kesehatan,” Tutup Dandim. 

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta,  Mereka mengecek kesiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep yang akan melaksanakan vaksinasi serentak terhadap 1.500 orang.

“Vaksinasi serentak itu dihadiri langsung Kapolri dan Panglima TNI. Jadi kami kesini untuk melihat sejauh mana kesiapan Pemkab melaksanakan kegiatan itu,” kata Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto,

Kapolda Jawa Timur dan Pangdam V Brawijaya tiba di Sumenep dengan helikopter, disambut Bupati Sumenep Achmad Fauzi, Kapolres Sumenep AKBP Darman, dan Dandim 0827 Sumenep, Letkol Inf Nurcholis. Helikopter mendarat di Stadion A Yani. Setelah itu, rombongan langsung menuju pendopo Keraton Sumenep.

“Kabupaten Sumenep ini termasuk daerah dengan zona kuning atau risiko rendah penyebaran Covid-19. Untuk penambahan kasus harian jumlahnya pun cukup kecil. Baik yang terkonfirmasi positif, maupun pasien meninggal. Bahkan informasinya, selama 9 minggu kemarin sempat tidak ada penambahan kasus positif satu orangpun. Kami sangat mengapresiasi ini,” ungkap Pangdam.

Setelah itu, Pangdam bersama Kapolda juga melakukan pengecekan pelaksanaan protokol kesehatan Sumenep, mengingat di Bangkalan yang merupakan tetangga kabupaten, mengalami lonjakan pasien cukup drastis.

Pengecekan protokol kesehatan ini terkait dengan penajaman Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, kemudian proses pengurusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sumenep yang baru tiba dari luar negeri,” terangnya.

Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, untuk PMI asal Sumenep setelah dinyatakan negatif ketika swab di asrama haji Surabaya, ternyata di Sumenep masih harus menjalani karantina dan swab.

“Kalau hasil swab di Sumenep juga negatif, barulah PMI  tersebut bisa kembali ke kampungnya masing-masing. Tapi kalau hasil swab di Sumenep positif, maka PMI tersebut harus masuk ke rumah isolasi darurat, hingga hasil swab berikutnya negatif, baru diijinkan pulang,” pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Daging sapi dan Telur Ayam, Naik!

Daging sapi dan Telur Ayam, Naik!

Senin, 21 Sep 2026 08:51 WIB

Senin, 21 Sep 2026 08:51 WIB

SURABAYAPAGI.com - Komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga antara lain beras, cabai, daging sapi dan telur ayam. Berdasarkan Pusat Informasi Harga…

Proyek Pengolahan Sampah Senilai Rp 2,8 T Dimulai

Proyek Pengolahan Sampah Senilai Rp 2,8 T Dimulai

Senin, 21 Sep 2026 08:49 WIB

Senin, 21 Sep 2026 08:49 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pembangunan proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 di Galuga, dengan nilai investasi senilai Rp 2,8 triliun…

6 WNI China Buka Usaha Foto di Tanggerang, Seminggu Cuan Rp 14 Juta

6 WNI China Buka Usaha Foto di Tanggerang, Seminggu Cuan Rp 14 Juta

Senin, 21 Sep 2026 08:47 WIB

Senin, 21 Sep 2026 08:47 WIB

SURABAYAPAGI.com - Enam warga negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT) diketahui membuka usaha fotografi secara ilegal, dideportasi. Total enam warga China…

Proyek IKN Senilai Rp 3,986 Triliun Dikawal Kejagung

Proyek IKN Senilai Rp 3,986 Triliun Dikawal Kejagung

Senin, 21 Sep 2026 08:45 WIB

Senin, 21 Sep 2026 08:45 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) ikut mengawal proyek pembangunan jalan di Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk tahun anggaran 2026-2027 senilai Rp…

LEGAL OPINI: MEMBONGKAR KONSTRUKSI FIKTIF AKTA GADAI SAHAM No. 061/2018

LEGAL OPINI: MEMBONGKAR KONSTRUKSI FIKTIF AKTA GADAI SAHAM No. 061/2018

Senin, 21 Sep 2026 08:43 WIB

Senin, 21 Sep 2026 08:43 WIB

Disusun : Dr. TATANG ISTIAWAN WITJAKSONO, S.sos, SH, MM ADVOKAT PERADI NIA: 02.13499 A. KRONOLOGI FAKTA HUKUM (Yang Terjadi di Lapangan) [Induk Akte…

JPU TIDAK BERANI TULIS LOCUS DELICTI di SURAT DAKWAAN, BINGUNGKAH

JPU TIDAK BERANI TULIS LOCUS DELICTI di SURAT DAKWAAN, BINGUNGKAH

Senin, 21 Sep 2026 08:40 WIB

Senin, 21 Sep 2026 08:40 WIB

Pembaca Yth, Eksepsi saya ini mengupas fakta yang ditulis JPU di surat dakwaan. Temuan ini saya laporkan ke Jaksa Agung Muda Bidang Pengawas dan Komisi…