ANALISIS BERITA

Kampus Merdekanya Nadiem, Hanya Retorika

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ubaid Matraji
Ubaid Matraji

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Konflik antara BEM UI dan Rektorat UI membuktikan program kampus merdeka  yang dicanangkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim hanya retorika.

Menurut saya seharusnya dengan Kampus Merdeka, Kemendikbudristek turut memastikan kemerdekaan berpendapat mahasiswa di kampus terjaga. Namun, hal tersebut tidak terbukti di lapangan.

Kalau saya lihat jargon merdeka-merdeka pak menteri masih retorika. Di lapangan masih nol. Seperti yang tadi, kasus yang disebutkan (kasus BEM UI) menunjukkan bahwa kampus enggak mendorong ke arah situ.

Kampus Merdeka, menurut penilaian saya merupakan salah satu program yang menjadi bagian dari Merdeka Belajar.

Merdeka Belajar merupakan pendekatan pendidikan yang dibuat Nadiem, dimana kegiatan belajar mengedepankan kebebasan bagi peserta didik.

Pada program Kampus Merdeka, Nadiem memberikan sejumlah opsi belajar di luar kampus yang bisa dilakukan mahasiswa. Melalui program itu, mahasiswa bisa melakukan pertukaran pelajar, riset, magang, hingga mengajar di luar kampus hingga dua semester.

Saya menilai Kemendikbudristek seharusnya tegas memastikan iklim kebebasan akademik dan berpendapat di kampus terjamin melalui Kampus Merdeka.

Sementara pada kasus-kasus penekanan kebebasan berpendapat yang terjadi di kampus selama ini, Ubaid tidak melihat upaya pembelaan terhadap kebebasan mimbar akademik dari pemerintah.

Menurut akal sehat saya, Kampus Merdeka yang dibuat Nadiem hanya terpaku pada metode belajar, sementara tidak memberikan solusi terhadap masalah kebebasan berpendapat di kampus.

Seharusnya Kampus Merdeka diletakkan bukan hanya sebagai tool (alat). Tapi bagian dari tujuan yang ingin disampaikan. Karena itu ketika ada pembelengguan terhadap gerakan kritis di level kampus, tidak dianggap menghambat kemerdekaan. Padahal itu kemerdekaan..

Saya menduga  Nadiem salah memposisikan tujuan dan implementasi programnya di lingkup pendidikan tinggi. Ia pun mempertanyakan pemahaman Nadiem terhadap kebijakan yang ia buat. (Ubaid Matraji, Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Senin)

Berita Terbaru

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Panggung seni kembali semarak di Taman Bahari Majapahit (TBM). Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Ke…

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …