Kapolres Pimpin Langsung Penyekatan Kendaraan Masuk Gresik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto langsung terjun memimpin penyekatan kendaraan yang akan masuk ke Gresik, Rabu (7/7). SP
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto langsung terjun memimpin penyekatan kendaraan yang akan masuk ke Gresik, Rabu (7/7). SP

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Menyikapi peningkatan kasus Covid-19 di Kota Santri, Polres Gresik gencar melakukan penyekatan.

Dipimpin langsung Kapolres AKBP Arief Fitrianto penyekatan digelar di Jalan dr Wahidin Sudirohusodo depan pusat perbelanjaan Icon Mall, dihadiri pula Kajari Heru Winoto, Kasatpol PP Abu Hassan dan beberapa PJU Polres Gresik.

Pada penyekatan PPKM Darurat ini sasarannya lebih difokuskan pada kendaraan berplat luar W (Gresik).

Kendaraan asal luar Gresik dilarang masuk ke Kota Santri. Kecuali pengendaranya punya tujuan yang mendapat toleransi. Seperti, dalam rangka tugas atau kerja maupun mengirim kebutuhan pokok.

Selain operasi yustisi yang ditingkatkan dan penyekatan dalam rangka PPKM Darurat, Polres Gresik dan jajaran tidak meninggalkan tugas pokok dalam menjaga kamtibmas.

Kapolres Gresik telah mempelopori gerakan Gresik Jaman Now. Gresik JANgan keMANa-mana Nang Omah Wae. Yang beberapa waktu lalu secara resmi telah di launching Pemkab Gresik.

"Gerakan ini untuk mengurangi mobilitas masyarakat. Harapannya mengurangi potensi tertular virus Covid-19," ungkap AKBP Arief Fitrianto di sela-sela kegiatan penyekatan, Rabu (7/7).

Juga mendukung mensukseskan ikhtiar pemerintah dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 melalui kebijakan PPKM Darurat.

Alumni Akpol 2001 itu mengetuk kesadaran masyarakat untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan.

Seiring meningkatnya kasus sebaran virus jahat asal Wuhan, Cina, juga masuknya varian baru di berbagai daerah. Masyarakat diminta lebih ketat menerapkan prokes.

"Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta menghindari makan bersama adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat saat ini untuk mencegah penularan virus Covid-19," pungkasnya.

 

Berita Terbaru

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Jasa Raharja mencatat tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, baru mencapai 49,25 persen hingga September 2026, dari total 116…

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Tekanan tersebut antara…

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG…

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi peringatan keras kepada para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)…

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, diwarnai momen emosional saat…

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dipastikan bakal hadir di sidang perkara fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah…