Kapolrestabes Baru, Pernah Tangkap Artis Vanessa dan Ahmad Dhani

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, saat menjadi Dirreskrimsus Polda Jatim, pernah menangani kasus prositusi Vanessa Angel dan Pencemaran Nama Baik Ahmad Dhani. SP/litang SP
Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, saat menjadi Dirreskrimsus Polda Jatim, pernah menangani kasus prositusi Vanessa Angel dan Pencemaran Nama Baik Ahmad Dhani. SP/litang SP

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Guna penyegaran di tubuh institusi kepolisian, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Johnny Eddizon Isir dan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum dipromosikan. Penggantinya, mantan Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, yang akan mengisi jabatan Kombes Pol Eddizon Isir. Sementara, pengganti AKBP Ganis, akan diisi AKBP Anton Elfrino yang masih menjabat Kabag Ops Polrestabes Surabaya. 

Mutasi dua kepala Kepolisian di Surabaya itu, dituangkan dalam Surat Telegram Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo Nomor ST/1506/VII/KEP.2821 tertanggal 26 Juli 2021. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan, mutasi di tubuh Polri ini merupakan hal yang wajar dan sebagai bentuk penyegaran. "Mutasi itu hal yang wajar. Ada beberapa mutasi pertama Kapolrestabes, ada juga tiga Kapolres, Magetan, Perak dan Blitar," terang Kabud Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko, Senin (26/7/2021). 

 

Pernah Dirreskrimsus Polda Jatim

Berdasarkan Surat Telegram yang diterima oleh Surabaya Pagi, Kapolrestabes Surabaya yang sebelumnya dijabat oleh Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir, saat ini digantikan oleh Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan. Ia sebelumnya menjabat sebagai Kabagrenmin Divkum Polri. Sedangkan Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir menempati jabatan sebagai Wakapolda Sulawesi Utara.

Dilansir dari laman akpol.polri.go.id, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan kelahiran Tasikmalaya, 6 Desember 1973, dan merupakan lulus Akpol 1996. Sebelum menjabat sebagai Kabag Renmin Divkum Polri, Yusep menjabat sebagai Kapolres Bandara Soekarno Hatta (Soetta) Tangerang. Dia juga pernah menjadi Wakil Direktur reserse kriminal khusus (Wadireskrimsus) di Polda Metro Jaya.

Meski banyak di ibu kota, Yusep juga banyak berkiprah di jajaran kepolisian wilayah Polda Jatim. Dia pernah menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Jatim era Kapolda Irjen Luki Hermawan. Perwira menengah polisi ini juga pernah menjabat sebagai Kapolres Kediri dan Kapolres Jombang.

 

Pelopor e-Tilang

Dari catatan Surabaya Pagi, Kombes Akhmad Yusep Gunawan dikenal sebagai seorang polisi kreatif dan inovatif. Saat menjabat sebagai Kapolres Kediri (2016), ia mencetuskan ide program layanan elektronik tilang (e-Tilang). Selain merupakan terobosan baru, e-Tilang juga memudahkan para pelanggar lalu lintas untuk membayar dendanya.

Selanjutnya, selain mendapat apresiasi dari Mabes Polri, program e-Tilang ini juga telah diterapkan di 16 Polda di seluruh Indonesia. Selain memperkenalkan sistem e-Tilang, saat menjabat sebagai Kapolres Kediri, ia juga berhasil mengaplikasikan gedung layanan terpadu berbasis inforformasi teknologi (IT) di markasnya. Gedung layanan publik berbasis IT itu, memberikan layanan pengaduan kepada warga masyarakat, Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), pengaduan polisi nakal (Yanduan Propam), pembuatan SIM, BPKB, SKCK, inafis, yang semuanya bisa diakses secara online.

 

Kasus Vanessa Angel dan Ahmad Dhani

Sementara selama menjadi Dirreskrimsus Polda Jatim, beberapa kasus yang mencuat dan perhatian nasional yakni terungkapnya prostitusi artis Vanessa Angel hingga kasus cuitan artis Ahmad Dhani.

Untuk artis Vanessa Angel, tim Akhmad Yusep Gunawan melalui Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim mengamankan Vanessa Angel di salah satu hotel Surabaya.

Kemudian kasus pencemaran nama baik Ahmad Dhani. Musisi Dewa 19 asal Surabaya itu, terjerat kasus mengucapkan kata 'idiot' yang menyinggung salah satu unsur massa pengunjuk rasa yang menolak deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, penyidik Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur memanggil politikus Partai Gerindra Ahmad Dhani Prasetyo untuk hadir pada Jumat 28 September 2018, terkait video ujaran idiot jelang deklarasi #2019GantiPresiden beberapa waktu yang lalu di Surabaya.

Kemudian, juga kasus pencemaran nama baik dengan tersagka Sugi Nur Raharja alias Gus Nur. Polda Jatim akhirnya menetapkan Sugi Nur Raharja atau Gus Nur sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik dan ujaran kebencian terhadap Ormas Nahdlatul Ulama (NU) dan Banser. Penetapan ini dilakukan setelah penyidik Polda Jatim mendapatkan masukan dari beberapa ahli. Di antaranya ahli ITE, ahli bahasa dan ahli pidana.

Selain beberapa kasus mencuat penipuan lowongan kerja di Konsulat Jendera AS, kasus pemerasan dan pengancaman video asusila yang dilakukan seorang pekerja seks komersial sesama jenis (gay). Hingga kasus kosmetik ilegal Derma Skin Care (DSC) asal Kediri yang diungkap saat dirinya menjadi Dirreskrimsus Polda Jatim.

Selain Kapolrestabes Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga memiliki nahkoda baru. Posisi AKBP Ganis Setyaningrum, akan digantikan oleh AKBP Anton Elfrino Trisanto, yang sebelumnya menjabat Kabag Ops Polrestabes Surabaya. Lalu AKBP Ganis Setyaningrum diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbag Dalgar Bagren Rorenmin Bareskrim Polri. ang/cr3/rmc

Berita Terbaru

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan  – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lamongan melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Pengurus Cabang Na…

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Industri perhiasan bersiap menghadapi perubahan tren pada 2027. Desain berukuran besar dengan bobot lebih ringan, pilihan warna yang s…

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Favehotel Sidoarjo selalu berinovasi untuk memberikan pengalaman menginap yang menarik dan menyenangkan bagi para tamu …

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tak kurang waktu dari 24 Jam, Unit PPA Sat.Reskrim Polres Blitar Kota bersama dengan Polsek Srengat berhasil mengungkap pelaku…

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto, – Mantan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., berpamitan kepada wartawan yang tergabung da…

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Harapan Nur Fadillah untuk memiliki rumah yang layak huni mulai menemukan titik terang. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai p…