Usai Mobil Vaksin, Kini Polrestabes Surabaya Luncurkan Mobil Masker

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A Yusep Gunawan meresmikan mobil masker di Malporestabes Surabaya, Jumat (3/9/2021). Sp/Arlana
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A Yusep Gunawan meresmikan mobil masker di Malporestabes Surabaya, Jumat (3/9/2021). Sp/Arlana

i

SurabayaPagi, Surabaya - Polrestabes Surabaya meluncurkan mobil masker, Jumat (3/9/2021). Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A Yusep Gunawan mengatakan bahwa Mobil Masker nantinya akan berkeliling kota Surabaya untuk membagikan masker. 
 
"Mobil Master Polrestabes Surabaya ini diawasi oleh beberapa anggota untuk bertugas membagikan masker kepada masyarakat," ujar Yusep.
 
Kata Yusep, Mobil masker akan menyasar ke sentra layanan publik, pasar-pasar maupun sentra PKL (Pedagang Kaki Lima). "Polanya, intinya kita sasarannya pasar. Pasar malam itu kan ada yang gak pakai masker," jelasya
 
Mobil vaksin yang diluncurkan siang tadi baru berjulmlah 2. Namun jika mobil tersebut dirasa sangat efektif, maka pihaknya akan menambah mobil lagi. 
 
"Bila memang produktif kita akan kembangkan," terangnya.
 
Nantinya, mobil tersebut akan didampingi mobil vaksin keliling Polrestabes Surabaya. Sehingga sambil membagikan masker, petugas akan melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat yang belum divaksin. 
 
"Mobil gerai vaksin akan mendampingi mobil masker ini jadi agar memastikan masyarakat yang bekerja malam hari itu dipastikan sudah vaksin," kata Yusep.
 
Namun, tidak semua masyarakat yang ia tuju, pihaknya akan mengidentifikasi siapa masyarakat yang akan divaksin. Kemudian masyarakat bisa melakukan persiapan vaksin. 
 
"Kalau siap kita vaksin. Kalau belum siap kita beri kesempatan. Kedepan akan gandeng mobil vaksin," tuturnya.
 
Sementara, mobil vaksin keliling Polrestabes Surabaya sendiri telah memberikan 76 ribu dosis vaksin Covid-19 kepada masyarakat Surabaya. By
Tag :

Berita Terbaru

Viral! Aksi Penistiaan Agama, Pemuda di Bondowoso Tempelkan Alat Vitalnya ke Al-Quran

Viral! Aksi Penistiaan Agama, Pemuda di Bondowoso Tempelkan Alat Vitalnya ke Al-Quran

Senin, 12 Okt 2026 15:18 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini jagad maya dihebohkan dengan unggahan video yang menampilkan pemuda menempelkan alat vitalnya ke kitab suci…

Tekan Penyebaran TBC, Dinkes Ponorogo Gencarkan Skrining X-Ray di 21 Kecamatan

Tekan Penyebaran TBC, Dinkes Ponorogo Gencarkan Skrining X-Ray di 21 Kecamatan

Senin, 12 Okt 2026 15:02 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai langkah strategis dalam mengejar target penemuan 2.499 kasus TBC sepanjang 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo…

Kemarau Panjang, Ribuan Warga di di 7 Kecamatan Ngawi Terdampak Kekeringan

Kemarau Panjang, Ribuan Warga di di 7 Kecamatan Ngawi Terdampak Kekeringan

Senin, 12 Okt 2026 14:54 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi mencatat sebanyak 4.403 jiwa di 21 desa yang tersebar di tujuh kecamatan mengalami…

Dampak Musim Kemarau Panjang, Kasus ISPA di Ngawi Naik hingga 30 Persen

Dampak Musim Kemarau Panjang, Kasus ISPA di Ngawi Naik hingga 30 Persen

Senin, 12 Okt 2026 14:38 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Selama musim kemarau panjang, Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi mencatat kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah…

Dinkes Ponorogo Terapkan SKDR, Cegah Penularan Penyakit Influenza

Dinkes Ponorogo Terapkan SKDR, Cegah Penularan Penyakit Influenza

Senin, 12 Okt 2026 14:24 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti kasus penularan influenza sebagai penyakit infeksi saluran pernapasan akut yang menyerang hidung, tenggorokan, dan…

Gegara Bakar Sembarangan, Lahan Tebu Seluas Satu Hektare di Jombang Hangus

Gegara Bakar Sembarangan, Lahan Tebu Seluas Satu Hektare di Jombang Hangus

Senin, 12 Okt 2026 14:12 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Diduga bermula dari pembakaran daun tebu kering kemudian menjalar dengan cepat akibat tiupan angin kencang, lahan tebus seluas…