ANALISA BERITA

DPR: Pemblokiran Rekening Bansos Atas Perintah Kemensos

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Andre Rosiade.
Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Andre Rosiade.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Masalah penyaluran dana bantuan sosial (bansos) yang terlambat hingga Menteri Sosial Tri Rismaharini (Risma) mencak-mencak kepada petugas salah satu bank dalam Perhimpunan Bank Milik Negara (Himbara) terkuak.

Penyaluran dana bansos terhambat akibat adanya surat dari seorang direktur di Kementerian Sosial (Kemensos) kepada pihak bank.
 
Jadi direktur tersebut memerintahkan pihak bank memblokir rekening penerima dana bansos lantaran data penerima manfaat belum tuntas.

Saya tegaskan bank Himbara tidak pernah bermaksud mempersulit pembagian bansos.
 
Karena apa? Dari awal BUMN-BUMN kita sudah dapat perintah yang jelas dari Presiden (Joko Widodo) dan Menteri BUMN (Erick Thohir) untuk bekerja keras membantu pemerintah untuk memerangi pandemi.

Menurut saya, bank Himbara tidak mungkin menghalang-halangi kalau data dan perintah dari Kemensos jelas.

Saya mendapat informasi, salah seorang direktur di Kemensos yang meminta rekening penerima dana bantuan diblokir sementara dalam rangka pemenuhan data.
 
Nah, ternyata Bu Risma melakukan protes di lapangan, padahal bank tidak bisa transfer karena perintah dari Kemensos. Ada surat permintaan blokir dari direktur.

Risma sempat memarahi beberapa bank Himbara yang menjadi mitra Kemensos karena memblokir rekening penerima bansos. Emosi Risma diluapkan saat berkunjung ke sejumlah daerah, di antaranya Jember, dan Bandung.
 
Setelah video Risma memarahi bank Himbara viral, Direktur Jaminan Sosial Keluarga Kemensos Rahmat Koesnadi mengirimkan surat baru ke bank untuk membuka blokir rekening penerima dana bansos.

Dari fakta ini saya mengimbau antarpihak tidak saling menyalahkan. Tapi bagaimana kita membenahi secara bersama-sama ya, pasti seluruh stakeholder yang ada ini ingin menyukseskan pelaksanaan bansos ini agar wabah pandemi ini bisa kita perangi bersama, dan penderitaan rakyat bisa kita kurangi sesuai dengan target pemerintah

 (Dikatakan Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Andre Rosiade dalam keterangan tertulis, yang dikutip dari laman medcom.com pada Rabu (07/9)).

Berita Terbaru

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…

Kini, Banyak Calon Manajer Kopdes Bertanya Kepastian Kerjanya

Kini, Banyak Calon Manajer Kopdes Bertanya Kepastian Kerjanya

Jumat, 25 Sep 2026 08:19 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com - Belakangan ini banyak sekali calon manajer Koperasi Desa dan Kampung Nelayan yang bertanya-tanya soal kepastian kerjanya. Sebagian besar…