Hilang saat Mandi, Santri di Jember Ditemukan Tewas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga mengevakuasi jenazah korban.
Warga mengevakuasi jenazah korban.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jember - Imam Syafi’I (18) seorang santri di Ponpes Assuniyah, Kecamatan Kencong, Jember yang hilang saat mandi dan berenang di Sungai Santer usai membersihkan gorong-gorong pada Minggu (26/9) akhirnya ditemukan pada Senin (27/9) siang.

Namun, saat ditemukan korban sudah meninggal dunia. Korban diduga tidak bisa berenang dan hanyut terbawa aliran arus.

Jasad korban ditemukan sebelah selatan Jembatan Sungai Ponjen berjarak sekitar1 km dari lokasi tenggelam awal.

Saat ditemukan korban dalam posisi terjepit di sekitar bebatuan padas. Kemudian kondisi jasad masih memakai kaos dan celana hitam.

Menurut warga sekitar, Wiji Triatmoko, korban saat ditemukan tampak mengapung dan tenggelam karena arus air cukup deras.

“Tadi saya lihat kepalanya, langsung saya tarik tangannya agar tidak hilang lagi. Saat saya temukan posisi sudah meninggal dan juga ada luka lebam di tubuhnya. Mungkin karena terbentur batu-batu padas di sungai ini,” kata Wiji saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.

Wiji menyampaikan, dari informasi yang diterima warga setempat. Korban sebelumnya mandi di sungai dengan beberapa orang temannya.

Terpisah Kasat Polair Polres Jember, Iptu M Na’im menyampaikan, peristiwa tenggelamnya korban pertama kali disampaikan warga sekitar.

“Saat itu juga tersebar informasi melalui grup-grup WhatsApp. Karena korban terakhir diketahui sedang berenang dan mandi di sungai,” kata Na’im.

Proses pencarian, dilakukan anggota TNI-Polri dan juga pihak Basarnas Jember.

“Alhamdulillah kita temukan jenazah anak tersebut, selanjutnya kita bawa ke Puskesmas Kencong untuk proses autopsi luar. Selanjutnya diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan,” tandasnya.

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…