Kisah Pilu Korban Pinjol : Belum Dipinjami Rp 2,5 juta, Malah Ditagih Rp 100 juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi menggerebek sebuah ruko yang menjadi kantor pinjaman online ilegal di Jakarta Barat, Rabu (13/10/2021). Total 56 orang yang bekerja di ruko itu diamankan.
Polisi menggerebek sebuah ruko yang menjadi kantor pinjaman online ilegal di Jakarta Barat, Rabu (13/10/2021). Total 56 orang yang bekerja di ruko itu diamankan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ada kisah haru seorang warga Joglo, Jakarta Barat, bernama Dedi, korban pinjaman online ( pinjol). Kamis kemarin (14/10) ia mendatangi perusahaan pinjaman online (Pinjol) di Green Lake City Ruko crown blok C1-7, Kecamatan Cipondoh. Kedatangannya tepat bersamaan penggerebekan yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya, Kamis, (14/10/2021).

Kisah Dedi ini bisa dijadikan pelajaran bagi masyarakat yang ditawari pinjol. pasalnya, ia merupakan salah seorang nasabah pinjol yang dibawah nauangan PT Indo Tekno Nusantara itu.

Dedi ingin melihat suasana penggerebekan pada perusahaan yang telah membuatnya nelangsa itu. Dedi menceritakan, terjerat Pinjaman online sejak 2019.

Awalnya, Dedi meminjam uang sebesar Rp2,5 juta. Setelah melengkapi data melalui aplikasi uang yang dia harapkan tak kunjung ditransfer oleh pihak Pinjol.

"Katanya sudah di Transfer tapi saat saya cek belum di transfer," ujarnya

 

Perusahaan Pinjol Tetap Tagih

Saat di lokasi penggerebekan, Dedi datang dengan membawakan sejumlah berkas, bukti kalau dia telah ditipu perusahaan tersebut. Ia juga menyertakan rekening Koran selama dia membayar pinjaman online itu.

Dia mengungkapkan, pihak Pinjol tetap menagihnya, meski pinjamannya belum cair.

"Mereka kekeh nagih dengan ancaman. Ya sudah terpaksa saya angsur," katanya.

Kata Dedi, berbagai ancaman yang diberikan membuatnya terpaksa mengansur tagihan itu. Bukan tanpa sebab, Dedi menghawatirkan keluarganya.

"Diancam dibunuh, anak saya mau diperkosa. Mereka ancam terus saya. Saya takut makannya saya angsur saja," katanya.

Sejak 2019 kata Dedi angsuran itu tak juga lunas. Dirinya pun kebingungan namun tak melaporkan ke polisi.

"Ada kali Rp100 juta, ini saya bawa bukti rekening korannya. Sampai sekarang belum lunas," katanya.

Dedi nampak geram ketika para operator Pinjol itu digiring polis memasuki mobil untuk di bawa ke Polda Metro Jaya. Total ada 32 operator yang akan diperiksa polisi.

"Biarin saja kesel saya. Mau saya pukul tadi ngeliat mereka. Ini ternyata yang ngancam saya," katanya.

 

Penagih Sebar Data Pribadi

Polisi siang kemarin mengamankan 32 collector karyawan PT Indo Tekno Nusantara (ITN) di Rukan Crown Blok C01-07 Green Lake City, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Mereka merupakan tim analis hingga collector.

Penggerebekan ini menindaklanjuti perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit, mengingat maraknya pinjol yang meresahkan masyarakat, perintah penindakan melalui Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.

Perusahaan tersebut dikabarkan kerap menagih utang pinjol dengan ancaman kekerasan hingga sebar gambar/video porno.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan ada dua cara penagihan yang dilakukan oleh perusahaan, yakni secara langsung dan tidak langsung melalui telepon maupun media sosial.

"Yang diamankan ada tim analis, ada tim telemarketing dan collector. Yang pertama, penagihan langsung, didatangi dengan ancaman-ancaman apabila para peminjam online ini tidak melakukan pembayaran akan dilakukan ancaman oleh yang bersangkutan," kata Yusri kepada wartawan, Kamis (14/10/21).

Ulas Yusri, "cara penagihan kedua adalah secara tidak langsung, melalui telepon dan juga media sosial".

Yusri menyebut penagih kerap menyebar data pribadi nasabah. Jika masih belum membayar, bahkan penagih mengancam akan menyeba foto-foto pornografi.

"Bahkan tadi ada yang kami lihat dan diancam dengan menampilkan gambar porno," ungkap Yusri.

"Ini harus ditindak tegas. Ini instruksi Kapolri. Yang jelas kita akan perangi dan tindak tegas semua," kata dia.

Yusri mengungkap diduga ada 13 perusahaan fintech peer to peer lending atau pinjol yang menggunakan jasa PT ITN ini. Sepuluh di antaranya perusahaan pinjol ilegal. n jk,07,er

Berita Terbaru

Bidik Rekor MURI di HUT ke-81, TNI Gelar Tournament Domino Nasional Piala Panglima TNI 2026

Bidik Rekor MURI di HUT ke-81, TNI Gelar Tournament Domino Nasional Piala Panglima TNI 2026

Minggu, 27 Sep 2026 17:56 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surahaya — Dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI, sekaligus mengincar pencatatan Rekor MURI, Kodim 0830 Surabaya yang bekerjasama dengan F…

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

SURABAYAPAGI, com. Surabaya - Persoalan seragam batik sekolah dikeluhan wali murid menjadi perhatian DPRD Kota Surabaya. Anggota Komisi D DPRD Surabaya  Ajeng …

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

 SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar aksi donor darah serentak di 38 kabupaten/kota dalam rangka memperingati Hari Ulang Ta…

Tak Hanya Hidup Sehat, Warga Mojokerto Dibekali Keterampilan Menyelamatkan Nyawa

Tak Hanya Hidup Sehat, Warga Mojokerto Dibekali Keterampilan Menyelamatkan Nyawa

Minggu, 27 Sep 2026 15:35 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Menjaga kesehatan bukan hanya tentang mencegah penyakit, tetapi juga kesiapan menghadapi kondisi darurat yang dapat terjadi kapan …

Kick Off Road HUT IDI, Ning Ita Dorong Kolaborasi Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

Kick Off Road HUT IDI, Ning Ita Dorong Kolaborasi Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

Minggu, 27 Sep 2026 15:31 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kota Mojokerto dan Ikatan…

Kekeringan Musim Kemarau, Polsek Gandusari bersama Tiga Pilar, Toga dan Tomas Salurkan Bantuan Air Bersih

Kekeringan Musim Kemarau, Polsek Gandusari bersama Tiga Pilar, Toga dan Tomas Salurkan Bantuan Air Bersih

Minggu, 27 Sep 2026 15:28 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kekeringan, di musim kemarau yang panjang ini,…