Peresmian RSNU Babat Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Khofifah Gubernur Jatim saat menandatangani prasasti peresmian RSNU Babat. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Khofifah Gubernur Jatim saat menandatangani prasasti peresmian RSNU Babat. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - RSNU rumah sakit satu-satunya milik swasta di Lamongan yang menandai operasionalnya di tengah Pandemi covid-19 yang masih ada meski kasus covid hingga saat ini terus melandai.

Dengan penerapan protokol kesehatan (Promes) dengan ketat, rumah sakit yang berdiri dengan investasi senilai Rp 74 miliar tersebut, warga yang hadir untuk mengikuti acara peresmian diwajibkan untuk memakai masker dan mencuci tangan sebelum masuk di area RSNU.

"Alhamdulillah semua yang kita undang pakai masker semua, tidak ada satupun yang tidak pakai masker, karena panitia dari awal sudah mewanti-wanti dengan penerapan prokes ketat," kata Aris Fiyanto Komisaris Utama RSNU Babat, Rabu (19/10/2021).

Disebutkan oleh Aris, alat Thermogun untuk pengecekan suhu tubuh juga disediakan oleh panitia. Dan setiap undangan satu-persatu di tes untuk memastikan suhu tubuh masih dalam batas aman. "Semua ini kami lakukan sebagai ikhtiar kami untuk memastikan kepada semua pihak yang ikut acara peresmian RSNU Babat adalah benar-benar dalam posisi aman," terangnya.

Sebelumnya Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa pada Selasa (19/10/2021), yang juga dihadiri ketua PWNU Jawa Timur KH. Marzuki Mustamar, bupati Lamongan, Yuhronur Efendi bersama jajarannya.

Dalam sambutanya Khofifah panggilan akrab Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur tersebut, menyebutkan  peningkatan kualitas SDM sangatlah penting. Hal tersebut dipengaruhi oleh tiga hal yakni pendidikan, kesehatan, dan income. Berdirinya rumah sakit ini turut mengambil bagian dalam peningkatan SDM di Kabupaten Lamongan.

 

Khofifah juga berharap adanya RSNU ini akan mampu memberikan penguatan terhadap kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Selain itu, beliau juga menginginkan setidaknya RSNU yang baru melakukan grand opening ini dapat menjadi rumah sakit dengan status minimal tipe C 

“Mudah-mudahan RSNU di Babat ini akan bisa memberikan pengembangan, penguatan derajat kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, dan saya tunggu pengembangannya supaya sudah tipe C minimal,” ujar Khofifah. jir

Berita Terbaru

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan penipuan berkedok kerja sama proyek pembangunan ruko di kawasan Pasar Wisata, Desa Dibee, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, m…

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pengurusan perpanjangan izin pemanfaatan air tanah untuk 21 titik sumur milik Perumda Air Minum Banyuwangi menelan biaya hingga…