Pencuri di Sidoarjo Kembalikan Barang Curian Lewat Ojol

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sebagian barang curian milik korban yang dikembalikan oleh pencuri melalui ojek online.
Sebagian barang curian milik korban yang dikembalikan oleh pencuri melalui ojek online.

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Aksi pencurian di Sidoarjo ini sedikit berbeda dengan aksi pencurian yang biasanya terjadi. Bagaimana tidak, pelaku pencurian mengembalikan sebagian barang yang dicurinya melalui ojek online (ojol). Selain mengembalikan sebagian barang curian, pencuri juga menyertakan sebuah surat yang menjadi motif pelaku mencuri.

Korban, Indris Ulfi Vianto, mengatakan pencurian terjadi pada Senin (18/10). Namun dia baru mengetahui adanya pencurian itu pada Selasa (19/10) sore.

”Saya kaget, saat istri akan memakai perhiasan ternyata lemari kondisinya terbuka. Kemudian aku cek di kamar lain, laptop, kamera juga raib,” ujar Indris, Kamis (21/10).

 Setelah melihat kondisi rumah berantakan dan ada beberapa barang berharga yang hilang, Indris kemudian melaporkan kejadian tersebut ke ketua RT. Bersama ketua RT, Indris kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Taman. Polisi kemudian melakukan olah TKP setelah mendapat laporan.

"Setelah pulang dari laporan, di rumah ada ojol yang mengirimkan paket. Ternyata di dalamnya ada barang-barang saya yang sebelumnya hilang (laptop, kamera, handphone). Semua dikembalikan kecuali perhiasan yang nilainya sekitar Rp 3 juta," tandas Indris.

Selain barang yang dicuri dikembalikan, si pencuri juga menyelipkan sebuah surat. Dalam surat tersebut, pelaku menulis dia mencuri karena terlilit utang pinjol.

 Indris mengatakan dalam surat itu si pencuri juga meminta maaf telah melakukan pencurian. Ia melakukannya karena terpaksa. Si pencuri juga berjanji akan mengembalikan kerugian barang (perhiasan) yang telah ia jual.

"Anehnya pelaku ini mengetahui nama saya. Dilihat ciri-ciri dari CCTV, saya tidak kenal dia," jelas Indris.

Di dalam surat itu, si pencuri memang menulis nama Indris. Dan penampakan si pencuri terlihat dari CCTV. Namun Indris sama sekali tak mengenali si pencuri.

Sementara itu Kapolsek Taman Kompol Hery Setyo Susanto mengatakan peristiwa pencurian tersebut terjadi di Perumahan Pondok Jati, pada Senin (18/10). "Korban telah melapor kepada kami hari Selasa (19/10) sore," kata Hery.

Heri menambahkan pihaknya juga memeriksa CCTV di rumah korban. Rekaman CCTV tersebut memperlihatkan pelaku yang berbaju dan bercelana pendek warna hitam serta bermasker warna senada muncul dari belakang rumah korban.

Ia terlihat mengambil tas dan barang di lemari ruang keluarga. Setelah itu ia masuk ke kamar tidur korban untuk mengambil barang lain. Dari data rekaman CCTV, waktu kejadian tercatat pada pagi hari sekitar pukul 10.00 WIB.

Berita Terbaru

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 174 dari total 198 desa telah berstatus Desa Mandiri berdasarkan hasil Pemutakhiran In…