Sidak PTM 100 Persen, Wali Kota Minta Pengaturan Jam Pulang Sekolah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari melakukan inspeksi mendadak Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sejumlah sekolah, Senin pagi. SP/Dwi AS
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari melakukan inspeksi mendadak Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sejumlah sekolah, Senin pagi. SP/Dwi AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari melakukan inspeksi mendadak Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sejumlah sekolah, Senin pagi. Mulai hari ini, sekolah di Kota Mojokerto mulai mengadakan PTM dengan kapasitas 100 persen setiap hari

Ning Ita sapaan akrab Walikota meninjau penerapan sekolah tatap muka di SD Negeri Purwotengah I dan SMP Negeri II Kota Mojokerto. Dia turun langsung untuk memastikan protokol kesehatan (prokes) di sekolah telah diterapkan dengan baik. 

Kepada wartawan, Ning Ita mengatakan seluruh sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) baik negeri maupun swasta melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas 100 persen. Lantaran, capaian vaksin umum dan capaian lansia Kota Mojokerto di atas target berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri. 

"Vaksin umum sudah mencapai di atas level 80 persen, dan capaian vaksin lansia diatas 60 persen. Sehingga, PTM 100 persen sesuai kapasitas ruangan masing-masing kelas dilaksanakan," terangnya.

Tak hanya itu, lanjut Ning Ita, semua tenaga kependidikan dan pendidik sudah dilakukan vaksinasi tahap satu dan tahap dua. Begitu juga dengan sejumlah siswa yang sudah mendapatkan vaksin anak usia 6 sampai 11 tahun di tahap pertama, dan sebagian sudah tahap kedua.

"Adapun total vaksinasi anak di Kota Mojokerto hingga kini sudah mencapai 42,66 persen," tegasnya.

Ning Ita menjelaskan, PTM kali ini berbeda dengan PTM terbatas sebelumnya. Saat ini semua ruangan terisi dengan kuota maksimal siswa. Dan jam pembelajaran juga tidak ada shift-shift an lagi.

"Kalau yang kemarin kan terbatas hanya 50 persen, sehingga satu kelas dibagi menjadi dua, jadi ada dua shift untuk satu kelasnya," ucapnya.

Namun, untuk kantin di lingkungan sekolah masih belum diperbolehkan berjualan hingga kini. "Kantin belum buka, jadi siswa kita sarankan bawa bekal dari rumah. Kalau koperasi siswa memang sudah buka," ujarnya.

Ia juga melakukan antisipasi pengaturan jam pulang sekolah untuk mencegah kerumunan. Yakni diatur secara bergantian, dimana siswa kelas IX dijadwalkan lebih dulu pulang pada pukul 11.00 WIB. Sedangkan, sepuluh menit berikutnya dilanjutkan siswa kelas VIII, dan sepuluh menit berikutnya barulah siswa kelas VII.

"Kalau berangkat mereka memang gak bersamaan. Nah, untuk pulangnya ini kita antisipasi kerumunannya dengan diatur secara bergantian," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Amin Wachid menjelaskan total ada 59 SD negeri dan swasta dan 10 SMP negeri dan swasta yang melaksanakan PTM terbatas 100 persen.

Meski demikian, pelaksanaan PTM tersebut harus dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes). "Hari ini kita mulai PTM 100 persen, di seluruh SD/MI dan SMP/MTs Negeri maupun Swasta. Tapi tetap prokes ketat," ujarnya.

Pelaksanaan PTM terbatas 100 persen ini, lanjut Amin, bakal dilakukan setiap hari. Tentunya dengan kapasitas ruang kelas 100 persen dan waktu pembelajaran sebanyak enam jam tanpa istirahat. Dwi

Berita Terbaru

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

SurabayaPagi, Situbondo — Komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang aman dan andal, tetapi j…

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — BPJS Kesehatan memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Pemkab Jember yang memadukan program jaminan kesehatan nasional dengan …

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, meluncurkan Mobil Cinta untuk mengantar pasien kurang mampu pulang secara gratis setelah…

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya- Pasar elektronik rumah tangga di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran penguatan bisnis Haier dan AQUA. Untuk mendekatkan diri dengan…

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Kamis (8/10/2026). Kali i…

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka perbaikan ruas jalan Rowokangkung-Kalipepe sepanjang kurang lebih 6 kilometer, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…