Komisi C DPRD Kota Kediri Soroti Ruang Isoter Covid 19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Merespon adanya informasi penolakan dari salah satu warga terpapar Covid -19 yang tidak ingin menjalani karantina di ruang Isolasi Terpadu. Lantaran prasarana kebersihanya yang tidak begitu terjaga dengan baik. 

Komisi C DPRD Kota Kediri mendatangi Gedung Ruang Isolasi Terpadu di Jalan Himalaya Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, Senin (24/1) siang. Rombongan dipimpin langsung ketua Komisi C Sunarsiwi Ganik Pramana. 

Begitu rombongan datang, sejumlah tenaga teknisi dari Dinas Kimpraswil terlihat memperbaiki fasilitas sejumlah lampu penerangan diluar gedung ruang Isolasi Terpadu, yang dulunya merupakan bangunan Balai Latihan Kerja beralamat di jalan Himalaya Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. 

Rombongan Komisi C berkeliling untuk meninjau secara langsung prasarana bagunan fisik dan fasilitas yang ada disana. Menurut keterangan Ketua Komisi C Sunarsiwi Ganik Pramana, pihaknya telah mendapat informasi jika ada salah satu warga yang menolak ditempatkan di Isoter. 

"Kemarin ada kasus bahwa ada penolakan, kita kemudian meninjau secara langsung kesiapan tempat isolasi Terpadu ini. Memang ini masih dalam proses pembenahan. Beberapa fasilitas dalam perbaikan,tadi Ibu Indun dari Kepala BPBD sudah menyampaikan bahwa bersama dengan dinas lainya, untuk menyiapkan ruangan ini dengan sebaiknya," kata adik kandung dari Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Renny Pramana tersebut. 

Terkait hal itu, Komisi C yang membidangi pendidikan dan kesehatan memberikan saran dan masukan agar lebih ditingkatkan lagi prasarana dan kebersihan yang ada sekarang ini. 

"Ruangan Nakesnya kan ibaratnya belum difungsikan, itu kan jadi kayak gudang. Terus lampu masih dibenahi, terutama ini tadi nyamuknya banyak. Apalagi sekarang kan lagi Demam Berdarah dan Chikungunya," ujar legislator dari Fraksi PDI - Perjuangan itu. 

Sementara itu Indun Munawaroh selaku Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri menambahkan jika pihaknya sebelumnya sudah berkodinasi dengan Dinas Kesehatan, DLHKP, Satpol PP dan Perkim untuk perbaikan fasilitas. 

"Cuma memang setelah BLK off selama 2 bulan kan memang, kita butuh waktu untuk melakukan pembersihan. Dan paling penting tadi, kita akan melakukan foging secara rutin seminggu 3 kali dengan Dinkes untuk sejumlah ruangan yang ada di BLK. Belum saya komunikasikan dengan Dinkes habis ini. Banyak masukan dari Anggota Dewan tadi tentang Fasilitas dan kesehatan," terangnya. Can

Berita Terbaru

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Lamongan – Persela Lamongan tampil impresif dengan menaklukkan Persijap Jepara 2-0 dalam pertandingan J League 2026 yang berlangsung di S…

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Semangat dan optimisme mewarnai pemberangkatan Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Lamongan ke-XV Tahun…

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) senilai Rp21,43 miliar yang dilayangkan PT Java Fortis Corporindo terhadap mantan d…

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo– Seorang admin media sosial di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berinisial NR ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ancaman …

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Untuk mencapai hasil yang maksimal di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan secara menyeluruh berhasil, diperlukan inovasi…

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah mulai memperketat pengawasan kendaraan dan barang yang diangkut melalui jalur laut. Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, d…