Awal Tahun 2022, Penerimaan Negara di Jatim Tembus 18,65 Triliun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Perbendaharaan Jatim Taukhid (kanan) saat junpa pers di Gedung Keuangan Negara Jatim, Rabu (23/02/2021). SP/Sammy
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Perbendaharaan Jatim Taukhid (kanan) saat junpa pers di Gedung Keuangan Negara Jatim, Rabu (23/02/2021). SP/Sammy

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Memasuki awal tahun 2022, geliat pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur (Jatim) secara eksponensial berkembang positif.

 Hal ini terbukti dari melonjaknya penerimaan pendapatan negara yang hingga akhir Januari 2022 mencapai Rp18,65 triliun atau 8,31 persen dari target Jatim sebesar Rp224,35 triliun.

 Menurut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Perbendaharaan Jatim Taukhid, kenaikan pendapatan negara di awal tahun ini dapat menjadi angin segar bagi perbaikan perekonomian di wilayah Jatim.

 Selain itu pula, bila dibandingkan dengan pendapatan negara pada periode yang sama tahun 2021, terjadi pertumbuhan yang sangat singnifikan.

 "Kinerja pertumbuhan pendapatan yang tinggi ini didukung oleh semua komponen. Ditambahlagi, pendapatan negara sampai dengan 31 Januari 2022 tumbuh 60,34 persen secara years on years," kata Taukhid saat jumpa pers bersama media, Rabu (23/02/2021). 

Setidaknya ada beberapa kompenen yang menjadi katalisator pertumbuhan pendapatan di Jatim. Beberapa diantaranya adalah penerimaan pajak dan penerimaan kepabeanan dan cukai.

 Untuk penerimaan pajak hingga 31 Januari 2022, secara presentase berada diangka 7,08 persen. Angka ini bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021, naik sebesar 24,68%. 

 "Seluruh jenis penerimaan perpajakan secara nominal tumbuh positif. Begitu pula untuk penerimaan kepabeanan dan cukai sampai dengan 31 Januari 2022 mencapai 9,32 persen dari target. Sehingga kontribusi Jatim terhadap penerimaan negara secara nasional mencapai Rp11,48 triliun sampai dengan 31 Januari 2022," katanya menjelaskan. 

Bila melihat perbandingan antara pendapatan dan belanja negara di wilayah Jatim, terjadi pertumbuhan yang positif. Hal ini kata Taukhid,  karena jumlah pendapatan negara di Jatim lebih tinggi dari belanja negara.

 Awal tahun 2022, jumlah belanja negara di wilayah Jatim hanya sekitar 6,14 persen atau Rp6,19 triliun. Sementara pendapatan berada diangka Rp18,65 triliun. "Artinya terjadi surplus di Jatim hingga mencapai Rp11,48 triliun. Hal ini menunjukan signifikansi kontribusi keuangan perekonomian Jatim terhadap pemulihan ekonomi nasional sekaligus menjadi akselerasi pemulihan perekonomian di Jatim," pungkasnya.sem

Berita Terbaru

Ekonomi RI Tumbuh 5,47%, Airlangga: Lebih Tinggi dari China dan Jerman

Ekonomi RI Tumbuh 5,47%, Airlangga: Lebih Tinggi dari China dan Jerman

Jumat, 06 Nov 2026 07:32 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa fondasi perekonomian Indonesia masih menunjukkan kinerja…

IHSG Ditutup Menguat

IHSG Ditutup Menguat

Jumat, 06 Nov 2026 07:31 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat ditopang oleh kombinasi sentimen dari tingkat…

Menekraf Sebut Sektor Digital Jadi Potensi Baru Ekraf Di Cirebon

Menekraf Sebut Sektor Digital Jadi Potensi Baru Ekraf Di Cirebon

Jumat, 06 Nov 2026 07:28 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya menyebut sektor digital menjadi salah satu potensi ekonomi kreatif (ekraf ) di Kota…

Utang Pemerintah 2026 Tembus Rp 1.600 Triliun

Utang Pemerintah 2026 Tembus Rp 1.600 Triliun

Jumat, 06 Nov 2026 07:25 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Berdasarkan perkiraan Kementerian Keuangan, kebutuhan pembiayaan utang pemerintah Indonesia pada 2026 diperkirakan mencapai lebih dari Rp…

Jumat Berkah: Tidak Ada Kejahatan yang Sempurna

Jumat Berkah: Tidak Ada Kejahatan yang Sempurna

Jumat, 06 Nov 2026 07:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:24 WIB

Oleh: Hj. Lordna Putri Ini adalah terjemahan dari Adagium hukum paling terkenal di dunia: “Summum Ius Summa Iniuria”* (Cicero - Romawi) artinya: Keadilan Ter…

Gerindra Minta Polisi Periksa Teddy

Gerindra Minta Polisi Periksa Teddy

Jumat, 06 Nov 2026 07:20 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pendiri Partai Gerindra Rahmat Sorialam Harahap, S.H., meminta Bareskrim Polri mendalami setiap informasi dan petunjuk yang relevan…