Hendak Konfirmasi, Wartawan malah Ditawari Uang Rp 500 Ribu dan Diancam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KPSP Setia Kawan.
KPSP Setia Kawan.

i

SURABAYA PAGI, Pasuruan- Jum'at (18/3/2022) sekira jam 10,00. Wib awak media konfirmasi kepada H Farkhan, namun sayang H Farhan tidak ada di tempat, dan kata security bernam Timbul, pesan dari H Farhan agar diarahkan ke bagian keuangan, untuk mengambil uang Rp 500 ribu yang sudah disediakan.

"Ma'af tujuan awak media (Surabaya Pagi) untuk konfirmasi,"tukas wartawan pada Timbul.

Menurut keterangan Timbul orang staff bila jam segini di hari jum'at sudah pulang pak. Setelah mendapat informasi bahwa H Farhan sudah pulang maka awak media ke tempat kediaman H Farhan, namun sayangnya di rumah pun tak nampak sehingga awak media kembali lagi ke kantor KPSP Setia Kawan menanyakan ke kantor apakah H Farhan sudah kembali.

" Belum kembali, pak," kata Timbul.

Sore sekira jam 18,00. Wib H Sulistyanto menelpom ke awak media dengan nada mengancam, bahwasannya di akan menuntut balik. Yang pertama terkait dengan pencemaran nama baik, yang kedua karena awak media memasang foto dirinya.

Menanggapi ancaman Sulistyanto, wartawan mempersilahkan yang bersangkutan memberikan hak jawab sesuai UU Pers.

Dalam Undang-undang pers nomer 40 tahun 1999, dituliskan bahwa 1. Kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara. 2. Terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran. 3. Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.tim

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi Pengadaan Meter Air Tirta Pakuan Mencuat, Kejati Jabar Teruskan Laporan ke Polda

Dugaan Korupsi Pengadaan Meter Air Tirta Pakuan Mencuat, Kejati Jabar Teruskan Laporan ke Polda

Rabu, 07 Okt 2026 14:55 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:55 WIB

SURABAYA PAGI, Bandung- Dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan meter air di Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor tahun anggaran 2023 kembali mencuat. Tim…

Angka Cerai Gugat di Magetan Tinggi, Alasan Dominan Efek 'In This Economy'

Angka Cerai Gugat di Magetan Tinggi, Alasan Dominan Efek 'In This Economy'

Rabu, 07 Okt 2026 14:36 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pengadilan Agama (PA) Magetan mencatat hingga September 2026, jumlah perkara yang diajukan perempuan untuk mengakhiri perkawinan di…

Lewat Laser Merah, Disdukcapil Tuban Permudah Akses Dokumen Kependudukan

Lewat Laser Merah, Disdukcapil Tuban Permudah Akses Dokumen Kependudukan

Rabu, 07 Okt 2026 14:32 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tuban kembali membuat program inovatif dengan meluncurkan layanan…

Tak Cukup Penjarakan Koruptor, Kajati Jatim Perintahkan Kejari Kota Madiun Kejar Aset

Tak Cukup Penjarakan Koruptor, Kajati Jatim Perintahkan Kejari Kota Madiun Kejar Aset

Rabu, 07 Okt 2026 14:26 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:26 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Penanganan perkara korupsi di Kota Madiun diminta tidak berhenti pada proses hukum terhadap pelaku. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota M…

Pasca Pompa Irigasi Beroperasi, Puluhan Sumur Warga Mojowarno Alami Kekeringan

Pasca Pompa Irigasi Beroperasi, Puluhan Sumur Warga Mojowarno Alami Kekeringan

Rabu, 07 Okt 2026 14:24 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menghadapi musim kemarau panjang, Dinas Pertanian Jombang membuat puluhan sumur pompa irigasi di Dusun Guwo, Desa Latsari,…

Kantor Desa Mliriprowo Digeruduk Warga, Kades Mamok Widodo Janji Bangun Gorong-Gorong Sepekan Lagi

Kantor Desa Mliriprowo Digeruduk Warga, Kades Mamok Widodo Janji Bangun Gorong-Gorong Sepekan Lagi

Rabu, 07 Okt 2026 14:08 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Puluhan warga Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, menggelar aksi unjuk rasa damai dengan mendatangi langsung k…