1 April Pertamax Dipastikan Naik, Masyarakat Berharap Hanya April Mop

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Harga Pertamax dipastikan akan naik pada 1 April 2022
Harga Pertamax dipastikan akan naik pada 1 April 2022

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menteri BUMN Erick Tohir memastikan, mulai 1 April besok, harga BBM jenis pertamax akan naik.

Meski dipastikan naik, Erick masih belum menyebutkan berapa besaran kenaikan harga pertamax tersebut.

"Pemerintah sudah putuskan, Pertalite jadi subsidi, Pertamax tidak. Jadi, kalau Pertamax naik mohon maaf," kata Erick dalam Kuliah Umum: Milenial dan Digital Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional, dinukil Surabaya Pagi, Kamis (30/03/2021).

Musabab kenaikan pertamax, dipicu oleh melonjaknya harga minyak mentah dunia yang telah menembus US$100 atau sekitar Rp14,3 ribu per barel.

Harga minyak mentah dunia meningkat tajam pasca Rusia melancarkan invasi ke Ukraina sejak Kamis (24/2) lalu. Akibatnya minyak mentah Indonesia alias Indonesia crude price juga ikut terkerek.

Kepastian naiknya harga pertamax juga diungkapkan oleh staf khusus menteri BUMN Arya Sinulingga. Namun terkait besaran kenaikan harga, ia enggan menyebutnya dan justru menunggu keputusan pertamina.

"Kita tunggu hitung-hitungan dari Pertamina, tunggu tanggal 1 (April)," kata Arya.

Diperkirakan Naik 16 Ribu

Isu terkait adanya kebaikan harga pertamax memang sepekan terakhir telah beredar di masyarakat. Bahkan ada yang menyebutkan, kenaikan harga pertamax diperkirakan akan mencapai Rp16 ribu. Sementara harga pertamax saat ini berada dikisaran Rp9.500.

Munculnya angka ini berdasarkan perhitungan dari kementerian ESDM dengan melihat batas atas harga bensin jenis RON 92 seperti pertamax.

Menurut Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerjasama Kementerian ESDM Agung Pribadi, batas atas harga jual jenis BBM umum RON 92 untuk bulan Maret 2022 yang telah ditetapkan oleh pemerintah adalah sebesar Rp14.526 per liter. 

Angka ini diperoleh dari hasil perhitungan dengan patokan harga minyak pada bulan sebelumnya alias Februari 2022 padahal harga minyak bulan itu tidak setinggi bulan ini.

"Dengan mempertimbangkan harga minyak bulan Maret yang jauh lebih tinggi dibanding Februari, maka harga keekonomian atau batas atas BBM umum RON 92 bulan April 2022 akan lebih tinggi lagi dari Rp 14.526 per liter, bisa jadi sekitar Rp 16.000 per liter," kata Agung Pribadi.

Berharap April Mop

Kenaikan harga pertamax yang akan berlaku mulai 1 April, mendapat sejumlah respon dari masyarakat di berbagai media sosial. Salah satu platform yang paling heboh membicarakan ini adalah twitter. 

Hingga pukul 11:30, telah ada sekitar 20,5 ribu tweet masyarakat yang membahas khusus kenaikan pertamax. Bahkan Pertamax jadi trending topic di twitter. 

Menariknya di tengah kegaduhan kenaikan Pertamax, muncul komentar-komentar lucu yang mengundang tawa. Salah satunya dari akun @donwaro.

"Masih berharap 1 April harga pertamax sama harga pulsa naek cuma April Mop belaka," tulisnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh akun @orenkucing05. Dengan nada satire, ia berharap kenaikan Pertamax hanya April Mop belaka. 

"1 April ppn naik, pertamax naik. Tak kira april mop ternyata beneran," tulisnya dengan emoticon tawa.

Bukan netizen +62 kalau setiap persoalan tidak dibuat bahan candaan. Akun @semanisgelis dengan cuitan lucunya, ia menyunggung para pejuang cinta.

"minyak naik, pulsa naik, pertamax naik, ppn naik. yg ga naik cintamu padakuuuuu," tulisnya.

"kalo bensin bisa di ganti sama aer rebusan indomie, gue ikhlas bgt harga pertamax naik," timpal akun @ddway3.

Bahkan ada pula netizen yang membuat tutorial singkat terkait cara mensejahterahkan masyarakat ala pemerintah yang kian menaikan harga.

"Cara mensejahterakan Pengusaha Sawit : Naikkan HET Migor. Cara mensejahterakan Pengusaha BBM: Naikkan Harga Pertamax dkk Cara mensejahterakan Pengusaha Jalan Tol: Naikkan Tarif Toll Cara mensejahterakan Rakyat: aah .. maaf belum ketemu Caranya," tulis akun @radenkiansayang. (Sem)

Berita Terbaru

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…