Bisnis Rental Alat Berat di Tuban Lesu Imbas Rupiah Melemah dan Harga BBM Naik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu sektor industri beton dan jasa konstruksi di Tuban. SP/ TBN
Ilustrasi. Salah satu sektor industri beton dan jasa konstruksi di Tuban. SP/ TBN

i

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Melihat fenomena akibat melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar, turut berdampak pada dunia konstruksi di Kabupaten Tuban harus mengalami pembengkakan biaya yang signifikan. Kondisi tersebut menempatkan para pengusaha konstruksi lokal dalam posisi dilematis, antara terpaksa menaikkan nilai penawaran proyek atau memangkas margin keuntungan demi menjaga kelangsungan usaha.

Pasalnya, setelah tarif industri beton dan jasa konstruksi melonjak hingga 20 persen, kini harga sewa alat berat ikut merangkak naik. Tren ini diperkirakan bakal meningkatkan anggaran belanja pembangunan daerah secara drastis.

Selain itu, dampak nyata dari mahalnya BBM non-subsidi ini diakui langsung oleh Moch. Agus Setiyo, salah satu yang menggeluti bisnis rental alat berat, yang menyebutkan bahwa operasional ekskavatornya sangat bergantung pada stabilitas harga bahan bakar tersebut.

Sehingga, demi menjaga keberlangsungan usaha dan menghindari potensi kerugian finansial yang lebih besar di masa mendatang, pihaknya terpaksa penyesuaian tarif sewa unit tersebut  “Untuk sewa ini kita sesuaikan, soalnya kita ini rentalnya bukan hanya alat tetapi all-in artinya kita rental mulai dari BBM hingga operator. Jadi sangat berimbas sekali apabila BBM non-subsidi ini ada kenaikan,” keluh Agus, Kamis (18/06/2026).

Sepinya peminat sewa alat berat juga membuat pria asal Kecamatan Rengel ini mencemaskan nasib para operatornya. Saat ini, para pekerja tersebut terpaksa menganggur sementara waktu sambil berharap ada proyek baru yang membutuhkan jasa mereka.

Dan jika efisiensi proyek pemerintah terus berlanjut tanpa solusi, mandeknya pembangunan daerah dan lonjakan pengangguran sektor informal kini tinggal menunggu waktu. “Dulu setiap hari dua sampai tiga alat kita ada yang keluar tapi sekarang ini sangat sepi, Mas, apalagi proyek-proyek pemerintah sekarang juga terkena dampak efisiensi,” tutup Agus. tb-01/dsy

Berita Terbaru

GOTO Dikeluarkan dari Indeks MSCI

GOTO Dikeluarkan dari Indeks MSCI

Selasa, 18 Agu 2026 08:05 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 08:05 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengakui pengumuman rebalancing atau penyesuaian ulang konstituen saham indeks MSCI menjadi kabar yang k…

BI Terbitkan Kartu Kredit Indonesia

BI Terbitkan Kartu Kredit Indonesia

Selasa, 18 Agu 2026 08:02 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 08:02 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank Indonesia (BI) dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) resmi menerbitkan salah satu opsi pembayaran dengan fasilitas kredit b…

PT Freeport Proyeksikan Kepada Negara Rp 100 triliun per tahun

PT Freeport Proyeksikan Kepada Negara Rp 100 triliun per tahun

Selasa, 18 Agu 2026 08:01 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 08:01 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Freeport Indonesia (PTFI) memproyeksikan kontribusi kepada negara bisa melebih Rp 100 triliun per tahun. Menurut Presiden Direktur PTFI T…

Rekayasa Kasus,Penjarakan Pemred Raditya, Lukai Wibawa Polri

Rekayasa Kasus,Penjarakan Pemred Raditya, Lukai Wibawa Polri

Selasa, 18 Agu 2026 07:46 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 07:46 WIB

"Peristiwa penjarakan Pemred Raditya adalah tamparan keras. Ini mencoreng wibawa Polri di mata rakyat dan di mata dunia.”…

Urusan Bencana, Menkeu Siapkan Rp 5 Triliun 

Urusan Bencana, Menkeu Siapkan Rp 5 Triliun 

Selasa, 18 Agu 2026 07:42 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 07:42 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan dukungan pembiayaan tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan penanganan bencana dan…

Yusril Ajak Generasi Penerus Perkuat Kedaulatan Indonesia

Yusril Ajak Generasi Penerus Perkuat Kedaulatan Indonesia

Selasa, 18 Agu 2026 07:39 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 07:39 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengajak generasi penerus bangsa…