Pemkab Pasuruan Intens Gelar Pembinaan POKMAWAS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Untuk menjaga keberlangsungan sumber daya kelautan, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perikanan intens melakukan pembinaan yang ditujukan kepada Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMAWAS). Targetnya, Wakil Bupati Mujib Imron, seluruh nelayan di wilayah pesisir di Kabupaten Pasuruan semakin teredukasi. Baik dalam menjaga maupun melindungi ekosistem laut.

Dengan demikian, kegiatan pembinaan diharapkan mampu menjadi media sosialisasi untuk menguatkan kesadaran para nelayan dalam melestarikan biota laut. Sekaligus menjaga kebersihan lingkungan laut dengan beragam cara. Minimal dengan tidak membuang sampah, terutama sampah plastik.

“Intinya, semoga dengan adanya pembinaan oleh pengawas Dinas Perikanan ini dapat memelihara ekosistem laut. Sehingga anak cucu dan cicit kita bisa menikmati apa yang sudah diciptakan Allah yang ada di dalam laut ini. Termasuk memberikan solusi supaya masyarakat tidak membuang sampahnya ke laut. Saya beserta Pak Bupati ada program yang namanya SDSB agar masyarakat ini teratur,” ujar Wakil Bupati.

Bertempat di Balai Desa Tambak Lekok, Kecamatan Lekok, Wakil Bupati juga menitipkan pesannya kepada POKMAWAS agar memberikan contoh kepada nelayan untuk memanfaatkan bank sampah. Yakni pengelolaan sampah yang dikelompokkan sesuai dengan jenisnya untuk didaur ulang. Tujuannya untuk meningkatkan keterampilan masyarakat yang dapat menambah nilai ekonomi.

“Kami harapkan juga, nelayan bisa membudidayakan laut seperti memiliki tambak yang bersih dan ikan yang sehat. Sehingga dari usaha ini bisa meningkatkan nilai tambah ekonomi keluarga. Kenapa? Karena ikan yang akan dijual masih segar dan tentunya sehat. Nantinya juga bisa dijual secara online dalam bentuk makanan olahan ikan,” tandasnya 

Hadir dalam kegiatan, POKMAWAS, Kepala Desa Tambak Lekok dan masyarakat setempat. Berdiskusi dan menyatukan tekad untuk bersama-sama menjaga sekaligus melestarikan ekosistem laut untuk kemaslahatan masyarakat Kabupaten Pasuruan. ris

Berita Terbaru

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …