Pembuat Konten Hoax Begal di WA Terungkap, Pelaku : Hanya Ingin Berpesan Agar Tidak Keluyuran Malam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dua pelaku pembuat konten WA, dalam releasnya menunjukkan surat pernyataan dan 2 buah Hp yang timbulkan masalah. SP/Hadi Lestariono
Dua pelaku pembuat konten WA, dalam releasnya menunjukkan surat pernyataan dan 2 buah Hp yang timbulkan masalah. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Dalam waktu dua hari satu malam Satreskrim Polres Blitar Kota berhasil ungkap pelaku yang mengunggah postingan WhatsApp adanya korban Klithih (Begal) di wilayah Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar (utara Makam BK) yang diunggah pada 19 Maret di Grup WA Supra Wafe Blitar.

Melalui Operasi Cyber, team Cyber berhasil mengetahui identitas pengunggah konten tersebut dan berhasil mengamankan dua pemuda masing masing Andika Bayu Hermawan/ABH (18) warga Desa Tangkil Kec Wlingi Kabupaten Blitar dan Indra Wahyu/IW (28) warga Desa Kembangarum Kecamatan Sutojayan Kab Blitar pada tanggal 19 Maret malam di rumahnya masing masing.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH.S.IK M.Si melalui Kasat Reskrin AKP Momon Suwito SH dalam releasenya Rabu (20/4) sore. 

Menurut AKP Momon, setelah pihaknya melakukan Operasi Cyber adanya peristiwa korban pembacokan oleh begal di Utara Makam Bung Karno pada 18 Maret malam hari dengan korban seorang wanita yang tersebar di grup WA. Guna penyelidikan kejadian, anggota SatReskrim melakukan penyelidikan di TKP seperti yang ada Grup WhatsApp Supra Wafe Blitar untuk mencari informasi, ternyata warga sekitar TKP mengatakan tidak ada kejadian apa apa.

"Setelah kita lidik di TKP kejadian itu nihil (tidak ada) kejadian, kita langsung melakukan Operasi Cyber, akhirnya kita ketemukan pembuat konten tersebut," kata AKP Momon dalam releasenya.

Dengan terungkapnya kasus ini, menurut Kasat Reskrim yang gemar nasi pecel ini menerangkan bahwa kedua pembuat konten itu baik ABH maupun IW untuk memberi peringatan teman temanya di Grup Supra Wafe Blitar agar tidak sering keluar malam.

Sedang awal timbulnya Konten WA itu bermula dari Indra Wahyu mendapat informasi dari Iqbal temanya bahwa temannya suami istri alami kecelakaan di Utara Makam BK, sedang istrinya di rawat di RS Mardiwaluyo, dari sinilah IW menceritakan pada ABH walau keduanya akrab di grup tetapi tidak saling mengenal telah terjadi pembegalan di Utara Makam BK dengan disertai foto seorang wanita yang jadi korban.

"Setelah saya mendapat informasi dari mas Indra adanya korban begal dengan korban wanita bersama fotonya di Utara Makam BK, terus saya share di grup WA," tutur Andika Bayu Hermawan (ABH) pada wartawan.

Sementara Indra Wahyu mengaku semua itu untuk memberi pesan pada teman temannya di grup yang diunggah oleh ABH.

"Saya hanya berpesan kepada teman teman di Grup Supra Wafe Blitar biar tidak sering keluyuran malam, semua itu WA dari saya ke ABH ada percakapan lewat WA dan foto seolah olah korban, itupun foto dari saya yang saya ambil dari Fb," terang Indra Wahyu pada Wartawan.

Dengan kejadian ini kedua pelaku pembuat konten tidak dilakukan proses hukum setelah keduanya membuat surat pernyataan dan meminta maaf.

"Memang kasus ini tidak sampai ke Proses hukum keduanya mengaku salah dengan konten tersebut, hanya salah cara  mereka memberi pesan teman temannya di grup untuk tidak sering keluar malam, dan mengaku tidak mengulang perbuatannya, juga dua buah HP kita kembalikan, setelah kita pelajari seluruh isi WA keduanya, untuk itu kami berharap bila ada konten atau informasi apapun agar diteliti sehingga tidak memunculkan situasi yang merugikan dirinya sendiri atau orang lain, apalagi bersifat Hoax, jadi ini merupakan iseng dari ABH atau IW," pungkas AKP Momon didampingi Kasi Humas dan Kanit Cyber sambil menunjukan surat pernyataan dan BB dua buah HP. Les

Berita Terbaru

Alami Krisis Kekeringan, Ngawi Optimalkan Distribusi Air Bersih ke 4.403 Warga

Alami Krisis Kekeringan, Ngawi Optimalkan Distribusi Air Bersih ke 4.403 Warga

Selasa, 13 Okt 2026 12:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Menindaklanjuti meluasnya dampak kekeringan ekstrem selama musim kemarau panjang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)…

Musim Kemarau Panjang, Pemkab Tulungagung Dropping 25 Ribu Liter Air Bersih

Musim Kemarau Panjang, Pemkab Tulungagung Dropping 25 Ribu Liter Air Bersih

Selasa, 13 Okt 2026 12:41 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Selama musim kemarau panjang 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, menyalurkan (dropping) 25 ribu liter air bersih…

Pasca Revitalisasi, Pasar Banyuwangi Jadi Destinasi Baru hingga Spot Kulineran

Pasca Revitalisasi, Pasar Banyuwangi Jadi Destinasi Baru hingga Spot Kulineran

Selasa, 13 Okt 2026 12:33 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pasca rampung direvitalisasi, Pasar Induk Banyuwangi, kini tidak hanya sebagai tempat perdagangan saja, namun menjadi destinasi…

Gencarkan Potensi Kopi Lokal, Bupati Pacitan Siapkan Surat Edaran Seluruh OPD

Gencarkan Potensi Kopi Lokal, Bupati Pacitan Siapkan Surat Edaran Seluruh OPD

Selasa, 13 Okt 2026 12:24 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Guna memperluas pasar sekaligus meningkatkan permintaan terhadap produk petani setempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan…

Hingga per Akhir September 2026, Karhutla di Ponorogo Capai 341,85 Hektare

Hingga per Akhir September 2026, Karhutla di Ponorogo Capai 341,85 Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 12:17 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Hingga akhir September 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo, mencatat kebakaran hutan dan lahan…

Cegah Penularan, Pemkot Madiun Perluas "Skrining" TBC di 68 Titik Lokasi

Cegah Penularan, Pemkot Madiun Perluas "Skrining" TBC di 68 Titik Lokasi

Selasa, 13 Okt 2026 12:07 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 12:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mencegah penularan penyakit tuberkulosis (TBC) di lingkungan setempat, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, mulai memperluas…