Ketua DPRD Prihatin Keterlibatan Wakil Rakyat di Pernikahan Manusia dengan Kambing

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir saat menggelar jumpa pers. SP/Grs
Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir saat menggelar jumpa pers. SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Tersebarnya video seorang pria menikahi seekor kambing di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng dikecam berbagai pihak. Apalagi ada keterlibatan anggota DPRD dari Fraksi Nasdem, Nur Hudi Didin Arianto.

Sebagai diberitakan, pria bernama Saiful Arif menamakan diri sebagai Satrio Paningit. Sedangkan seekor kambing betina yang dinikahinya diberi nama Sri Rahayu binti Bejo. 

Dalam video tersebut, Arif memakai busana adat Jawa berwarna hitam dan memakai blangkon hijau diarak dengan seekor kambing betina. Bak pesta pernikahan, ada dekorasi serta seserahan.

Bahkan ada bait video yang menyebutkan jika ada prosesi akad nikah seperti tradisi pernikahan agama Islam. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan kejadian tersebut sangat disayangkan. Menurutnya, kegiatan itu merupakan sebuah kemunduran moral dan kembali ke zaman jahiliyah.

"Sangat menyayangkan kejadian itu, seperti zaman jahiliyah (bodoh, red) saja," katanya saat ditemui usai kegiatan paripurna di Kantor DPRD Gresik pada Senin (6/6).

Bupati Gus Yani menerangkan, prosesi pernikahan tak lazim itu seharusnya tak dilakukan. Apalagi, dengan dalih membuat konten media sosial belaka.

"Tidak bermoral," jelas Gus Yani, tegas.

Sementara itu, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir menyatakan sikap yang sama dengan bupati. Menurut dia, apapun alasannya itu merupakan tindakan tak terpuji.

Menurutnya, menikah merupakan tradisi sangat sakral yang diajarkan oleh agama Islam antara laki-laki dan perempuan. Jangan sampai ada ketersinggungan.

"Saya menyayangkan, kami di DPRD karena ini dengan alasan konten atau apapun ada batasan tertentu, apalagi itu tradisi sangat sakral," imbuh dia.

Adanya keterlibatan anggota dewan, Qodir menambahkan akan menindaklanjuti. Melalui Badan Kehormatan, dia bakal melakukan investigasi lebih lanjut.

"Apalagi ada keterlibatan anggota dewan. Kalau memang ada ya disayangkan, di ruang publik akan kami tindaklanjuti," ujar dia. 

Berita Terbaru

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 174 dari total 198 desa telah berstatus Desa Mandiri berdasarkan hasil Pemutakhiran In…