Deal dengan Jerman, Kereta Listrik Beroperasi di Gerbangkertosusila Tahun 2027

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Nyono - Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur
Nyono - Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Cita-cita pembangunan alat moda transportasi massal dalam bentuk kereta listrik akan terwujud di Jawa Timur. Dinas Perhubungan Jawa Timur mengungkapkan, baru-baru ini telah terjadi kesepakatan antara pemerintah Jerman dengan Indonesia untuk pembangunan Surabaya Regional Railways Lines (SRLL) dengan total dana Rp 350 miliar.   

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Nyono mengatakan, pemerintah pusat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) segera merealisasikan pembangunan proyek  kereta api Surabaya Regional Railways Lines (SRLL).

Proyek ini merupakan bagian dari proyek nasional yang mendapatkan bantuan dari negara Jerman. Lokasinya meliputi wilayah Surabaya Gresik Lamongan Sidoarjo Mojokerto. Atau yang biasa dikenal dengan sebutan Gerbangkertosusilo

“Rencananya fase pertama proyek  kereta api Surabaya Regional Railways Lines (SRRL) atau sejenis kereta KRL (Kereta rel listrik)  menghubungkan jalur dari Surabaya ke Lamongan, Surabaya Mojokerto, dan Surabaya Sidoarjo,” terang Nyono di Surabaya, (6/6/2022).

Nyono mengatakan untuk realisasinya paling lambat awal tahun 2025 sudah mulai diproses untuk penandatanganan kontrak kerjasama. Jerman sudah siap mengucurkan sebesar Rp 350 Miliar. "Bantuan dari Jerman sudah ada, lalu tahun 2025 tanda tangan kotnrak, dan pembangunannya akan selesai pada tahun 2027 mendatang," jelasnya. 

Pembangunan jalur kereta api SRRL ini, lanjut Nyono  bertujuan untuk mempercepat konektivitas antar penumpang dan barang. Untuk  mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur.  Proyek kereta api SRLL tersebut merupakan salah satu proyek nasional dimana disetiap kota metropolis harus ada jenis kereta SRLL tersebut.

“Untuk di Indonesia persyaratan kota besar harus ada kereta jenis SRLL tersebut, dan di Indonesia ada 6 kota besar dimana untuk Surabaya belum ada jenis kereta tersebut,” jelasnya. 

Saat ini, pemerintah dalam tahap melakukan fisiability studi proyek pembangunan SRLL ini. Perencanaan Maket yang sudah siap adalah jalur Surabaya - Lamongan menggunakan landed railway karena  jalur kereta api dari stasiun Pasar Turi sudah double track.

Sedangkan untuk jalur Surabaya menuju Sidoarjo dan Surabaya Mojokerto, direncanakan menggunakan elevated railway track atau jalur kereta api yang ditinggikan. Sehingga tidak mengganggu jalur darat. "Kini semua masih tahap kajian studi," pungkasnya.        

Sekedar diketahui, Gubernur Khofifah menjelaskan, rencana pembangunan jalur kereta api Surabaya Regional Railways Lines (SRRL) sejalan dengan mandat Perpres Nomor 80 Tahun 2019. Di mana salah satu poinnya ialah membangun konektivitas transportasi publik di wilayah Gerbangkertosusila.

Mantan Mensos tersebut mengungkapkan bahwa ada kesepakatan dengan pihak Jerman ada beberapa format untuk pembangunan kereta SRLL tersebut. rko

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…