Mediasi Kisruh Tahapan Pilkades di DPRD Kabupaten Mojokerto Berlangsung Alot

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mediasi kedua terkait kisruh tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang berlangsung di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mojokerto. SP/Dwy Agus Susanti
Mediasi kedua terkait kisruh tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang berlangsung di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mojokerto. SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Mediasi kedua terkait kisruh tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang berlangsung di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mojokerto berjalan alot, Selasa (12/7/2022).

Warga yang merupakan pendukung Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Welly Wilianto ini mendesak transparansi panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) Canggu terkait kelengkapan berkas administrasi Bacalon Kades lain.

Sedangkan, dari pihak panitia Pilkades bersikukuh tidak menuruti permintaan tersebut karena masih dalam proses verifikasi. 

Tak pelak, hasil tersebut membuat kecewa warga lantaran pertemuan yang menghadirkan panitia Pilkades Desa Canggu bersama Forkopimcam termasuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mojokerto terkait keterbukaan informasi tahapan pemilihan kepala desa tanpa hasil.

Mereka juga terlihat kesal, lantaran perwakilan rakyat ternyata tidak memperjuangkan pengaduan warga untuk melihat kelengkapan berkas administrasi Bacalon Kades lain di waktu batas akhir, pada 4 Juli 2022 lalu.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Mojokerto, Rindawati mengatakan wajar jika ada pihak-pihak yang merasa tidak puas saat mediasi tersebut.

"Tadi sudah di closing, apapun yang sudah disampaikan keputusan kita tetap semuanya nanti pasti ada yang puas dan tidak puas, pasti ada yang benar dan merasa benar kalau diteruskan sampaikan kapanpun (Mediasi, Red) tidak akan selesai," jelasnya di DPRD Kabupaten Mojokerto, Selasa (12/7).

Dia mengaku mediasi antar kedua belah pihak perwakilan warga Canggu dan panitia Pilkades ini sudah selesai. Pihaknya tidak dapat mencampuri panitia dalam pelaksanaan Pilkades.

"Kesimpulannya hari ini menurut kami sudah selesai mediasi mau apa lagi kita tidak bisa intervensi lho, kita hanya memediasi ada surat masuk minta tolong karena ini rumah rakyat kita memfasilitasi," ungkapnya.

Rinda menjelaskan terpenting mereka dari pihak-pihak yang bersangkutan sudah dipertemukan dan diberikan pemahaman bahwa pelaksanaan tahapan Pilkades di Desa Canggu sudah sesuai.

"Semuanya datang DPMD bahkan Forkopimcam juga lengkap karena kan kita tidak bisa bilang bahwa segalanya itu berdasarkan asumsi pribadi, dan tetap kecurigaan-kecurigaan itu tidak bisa dihindari yang harus kita tahu adalah bukti yang berbicara," ujarnya.

Adapun pengaduan dari perwakilan warga Canggu yakni adanya indikasi permainan-permainan dan adanya ketidakterbukaan dalam hal kelengkapan berkas bakal calon kepala desa.

Ada salah satu bakal calon datang ke panitia menginginkan untuk melihat berkas dari bakal calon lain.

"Tidak bisa seperti itu karena panitia (Pilkades, Red) kan juga harus hati-hati dan mereka juga dalam proses verifikasi seperti yang dijelaskan tadi ada tahapan-tahapannya," ucap Rinda. 

Menurut dia, tahapan pengumuman dan penetapan calon kepala desa termasuk berkas administrasi akan diumumkan pada tanggal 25 Juli 2022. Ada keterbatasan informasi publik yang tidak semuanya dengan mudah dibeberkan ke masyarakat.

"Ada tahapannya nanti waktu diumumkan ke publik silahkan, kalau ada yang tidak setuju disampaikan jika ada yang mau diklarifikasi kalau memang masih tidak puas ya monggo kalau mau gugat menggugat," bebernya.

Kisruh tahapan Pilkades tidak hanya terjadi di Desa Canggu. Pihaknya juga menerima pengaduan dari masyarakat terkait tahapan Pilkades di Desa Gayaman Kecamatan Bangsal. 

Pengaduan masyarakat terkait tahapan Pilkades salah satunya tidak adanya surat kesehatan dari salah satu bakal calon kepala desa hingga ASN yang masih dalam proses pensiun dini.

"Permasalahnya ya sama, kita juga pahami dalam situasi seperti ini di mana masing-masing calon pasti ada kecurigaan-kecurigaan dan panitia selalu dianggap membela serta dianggap tidak netral," terangnya.

Kedepannya, Komisi 1 DPRD Kabupaten Mojokerto akan mendesak Pemerintah Daerah melalui DPMD untuk lebih mengoptimalkan sosialisasi tahapan Pilkades.

"Bukan kurang sosialisasi, itu sudah disosialisasikan tapi mungkin belum maksimal sehingga kita lebih optimalkan lagi terkait Pilkades," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Perkara dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan sejumlah warga negara asing (WNA) di Surabaya mulai m…

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los…

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 untuk m…

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan ter…