Kampanye Stop Kekerasan Pada Anak Ajak Masyarakat Pahami Hak dan Kewajiban Anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para pelajar SD/SMP Negeri dan Swasta di Kota Surabaya menggelar Kampanye Stop Kekerasan Pada Anak di beberapa titik di Kota Pahlawan mulai pukul 06.00-08.30 WIB, Rabu (27/7). SP/RESTU
Para pelajar SD/SMP Negeri dan Swasta di Kota Surabaya menggelar Kampanye Stop Kekerasan Pada Anak di beberapa titik di Kota Pahlawan mulai pukul 06.00-08.30 WIB, Rabu (27/7). SP/RESTU

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Para pelajar SD/SMP Negeri dan Swasta di Kota Surabaya ikut meramaikan Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2022, dengan menggelar Kampanye Stop Kekerasan Pada Anak di beberapa titik di Kota Pahlawan mulai pukul 06.00-08.30 WIB, Rabu (27/7).
 
Dalam kesempatan itu, para pelajar membentangkan spanduk dan melakukan orasi kepada masyarakat pengguna jalan raya. Mereka juga membagikan leaflet hingga stiker tentang hak anak dan ajakan untuk berhenti melakukan kekerasan kepada anak-anak.
 
Lokasi kegiatan Kampanye Stop Kekerasan Pada Anak, diantaranya digelar di Jembatan Kedung Baruk Surabaya serta Kebun Bibit Bratang depan kantor Polsek atau Kelurahan Baratajaya, di depan Maspion Square (frontage road).
 
Selain itu, di depan Museum Bank Indonesia serta Taman Bungkul, di depan Jembatan Merah Plaza (JMP) atau Taman Sejarah, dan Jalan Tegalsari depan Pasopati serta Taman Apsari.
 
Anggota Organisasi Pelajar Surabaya (Orpes) Zidny Mazaya mengatakan kegiatan Kampanye Stop Kekerasan Pada Anak merupakan kolaborasi antar SD/SMP Negeri dan Swasta se-Kota Surabaya.
 
Kegiatan ini juga diinisiasi oleh Forum Anak Surabaya (FAS), Organisasi Pelajar Surabaya (Orpes) serta didampingi mahasiswa dari BEM Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair) Kota Surabaya.
 
"Persiapan kami sejak hari Kamis (21/7) lalu untuk melakukan rapat koordinasi. Kemarin, kita ada persiapan dengan divisi masing-masing. Seperti bertemu dengan BEM FKM Unair dan Forum Anak Surabaya (FAS), terkait koordinasi kegiatan hari ini," kata Zidny Mazaya.
 
Siswa SMP Negeri 19 Kota Surabaya itu berharap, pada Puncak Peringatan HAN 2022 dan dengan digelarnya Kampanye Stop Kekerasan Pada Anak bisa membuat masyarakat semakin mudah untuk memahami hak dan kewajiban anak, serta tidak bertindak kasar terhadap anak-anak.
 
"Kita membagikan kertas-kertas (leaflet) dan stiker ke masyarakat, supaya mereka bisa membaca dan mengerti bahwa orang tua tidak boleh kasar kepada anak," ia menjelaskan.
 
Seperti informasi, sebanyak 1.200 pelajar di Kota Pahlawan ikut memeriahkan Gebyar Puncak Hari Anak Nasional (HAN) 2022 di komplek Balai Pemuda Kota Surabaya. Kegiatan ini diisi oleh penampilan para pelajar SD/SMP Negeri dan Swasta, pameran produk UMKM, hingga mendongeng.res
 

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…