Truk Pengangkut Triplek Timpa Mobil Hingga Gepeng di Jember, 3 Orang Tewas 4 Sisanya Luka - luka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kecelakaan Truk Pengangkut Triplek dan Mobil di Jember
Kecelakaan Truk Pengangkut Triplek dan Mobil di Jember

i

SURABAYAPAGI.COM, Jember - Kecelakaan truk pengangkut triplek dengan sebuah mobil Isuzu Panther memakan banyak korban jiwa. Truk dengan nopol L 8375 UW tiba-tiba roboh dan menimpa satu unit mobil Isuzu Phanter Nopol P 1256 SI pukul 14.00 WIB di Desa Sumber Ketempa, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (30/7/2022). Warga setempat segera berkerumun ada yang membantu evakuasi dan penyelamatan. Mobil panther tampak hancur dan gepeng setelah berhasil dievakuasi.

Kedua kendaraan berpapasan di tikungan perbatasan Desa Sebanen dan Sumber Ketempa. Mobil dan truk berbarengan masuk ke tikungan. Truk itu mendadak miring ke kanan dan terguling menimpa Panther itu.

 Tiga penumpang mobil panther tewas di lokasi kejadian, sedangkan empat penumpang lain mengalami luka-luka. Korban kecelakaan ini diduga masih satu keluarga. Rombongan keluarga ini dikabarkan akan menyambangi salah satu anaknya yang sudah tinggal di pesantren yang ada di Situbondo.

 "Mereka rombongan satu keluarga," kata Kapolsek Kalisat AKP Ahmad Musofa, Minggu (30/7/2022).

 Menurut Musofa keluarga penumpang Panther itu merupakan warga Dusun Rowo, Desa Pakusari, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember. Ada 7 anggota keluarga yang berada di dalam mobil.

 Identitas tiga orang yang meninggal dunia yaitu Jammar (70), Lilik Puanti Rahayu (50), Ahmad Rojib Hasbi Maulana (20). Empat orang penumpang lainnya selamat dan dilarikan ke Rumah Sakit Daerah Kalisat yaitu sopir Isuzu Panther Suwarso (51), Suswati (48), Ilmiyatul Hasanah, dan Alwi Dahlan (62). MP selaku sopir truk selamat. Dia kemudian diamankan dan dimintai keterangan di Markas Polres Jember.

 Musofa membeberkan kemungkinan penyebab kecelakaan tersebut adalah truk yang kelebihan muatan berat dan tikungan jalan yang terlalu tajam dan sempit.

 “Tikungan jalan tersebut memang terlalu tajam. Begitu juga kemiringan jalan tersebut,” kata Musofa. Dengan muatan berat, truk saat berbelok tidak stabil dan terguling. Dugaan kelebihan tonase masih harus diselidiki lebih lanjut. jb

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…