Pastikan Tidak Ada Praktek Prostitusi, Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti Sidak Eks-Lokalisasi Dolly

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya Reni Astuti saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) eks lokalisasi Dolly di Kelurahan Putat Jaya didampingi Lurah Putat Jaya Bryan Ibnu Maskuwaih, Sabtu (30/7)
Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya Reni Astuti saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) eks lokalisasi Dolly di Kelurahan Putat Jaya didampingi Lurah Putat Jaya Bryan Ibnu Maskuwaih, Sabtu (30/7)

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Beberapa waktu lalu sempet heboh adanya kabar praktek prostitusi kembali marak Eks-lokalisasi Dolly, pasca ditutup oleh Pemkot Surabaya menutup 2014 lalu. Tempat lokalisasi terbesar di Asia tersebut disulap menjadi sentra UMKM Surabaya.

Guna memastikan pemanfaatan aset di ekslokalisasi Dolly dan sekaligus memantau aktifitas warga, Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya Reni Astuti langsung turun melakukan inspeksi mendadak (sidak) eks lokalisasi Dolly di Kelurahan Putat Jaya. Reni mengatakan dirinya sengaja melakukan sidak ke eks lokalisasi Dolly untuk melihat secara langsung kegiatan warga disana.

Di pandu Lurah Putat Jaya Bryan Ibnu Maskuwaih, Reni menuju gedung berlantai 6 yang dulu terkenal sebagai Wisma Barbara. Disana, puluhan warga Putat Jaya tampak melakukan produksi sandal hotel yang akan dikirim secara nasional ke beragam daerah di Indonesia.

“Dulu wisma ini ramai. Sejak 2014 sudah dirubah wajah dan fungsinya sebagai sentra UMKM sandal hotel. Aktifitas ekonominya berjalan dengan baik,” ungakap Reni sambil berkeliling menyapa pekerja disana saat sidak eks lokalisasi Dolly di Kelurahan Putat Jaya, Sabtu (30/7) kemaren.

Reni melanjutkan, Wisma Barbara hanya satu dari sekian banyak aset Pemkot Surabaya di eks lokalisasi Dolly yang kini berubah wajah. Reni menerangkan bahwa disana terdapat setidaknya 30 aset Pemkot. Lebih dari separuhnya telah dimanfaatkan dengan baik.

“Misalnya, ada lapangan futsal yang masuk sebagai aset Pemkot. Namun saya lihat kini ada sarana prasarana yang harus mendapat pembenahan supaya pemanfaatannya bisa lebih maksimal,” kata Reni.

Sisanya, terdapat 13 aset yang belum dimanfaatkan dan dikelola dengan baik. Mayoritas 13 aset tersebut dulunya merupakan beauty spa yang dibeli dengan APBD Kota Surabaya. Aset disana, menurut Reni, harus dimanfaatkan agar tidak sampai di kemudian hari ada praktek prostitusi yang bisa muncul kembali.

“Harus ada redesain agar aset termanfaatkan maksimal agar berdampak pada ekonomi masyarakat dan mengentaskan angka kemiskinan,” tutur Reni.

Aset-aset yang nganggur bisa didesain dan dibangun sesuai kebutuhan masyarakat. Tak melulu harus kegiatan ekonomi, bisa juga dimanfaatkan untuk bidang lain. Seperti rumah belajar anak, rumah pemberdayaan untuk pemuda, museum, atau lainnya. Selain itu, eks lokalisasi Dolly juga bisa dijadikan destinasi wisata. Tentu saja, tempat-tempat menarik harus disiapkan.

Sementara itu, Lurah Putat Jaya Bryan Ibnu Maskuwaih membantah kabar tentang dibukanya kembali eks lokalisasi Dolly, Bryan mengatakan bahwa seluruh wisma tidak aktif sejak 2014. Bahkan, warga bersama Satpol PP juga aktif melakukan pemantauan dan patroli disana.

“Warga disini sudah sangat kompak untuk menjaga lingkungan tetap sehat dan aman. Setiap hari kami lakukan pemantauan, jika ada kegiatan negatif akan cepat dilaporkan. Bahkan, kami juga aktif mengawasi warga musiman atau penghuni kos disini. Jadi, pemberitaan tentang adanya praktek prostitusi itu jelas salah,” ujar Bryan.

Disampaikan oleh Bryan, jumlah UMKM di eks lokalisasi Dolly saat ini cukup banyak. Bahkan, produknya mencapai lebih dari 50 brand. Sementara itu, usaha kecil seperti laundry, cuci motor, toko kelontong, warung, dan lainnya tercatat sekitar 2000 usaha.

Hal itu sekaligus menjadi bukti bahwa warga disana telah keluar dari stigma buruk masa lalu. “Warga disini semangat untuk mandiri dalam ekonomi sangat tinggi. Kami menciptakan usaha-usaha kecil dan terus menjaga lingkungan bersama-sama,” ungkap Bryan. Alq

Berita Terbaru

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pertarungan sengit Derby Jawa Timur bakal tersaji di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (11/10/2026) sore. Tuan rumah Persela L…

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Kantor Cabang Bojonegoro berhasil melampaui target pengadaan beras tahun 2026, dengan realisasi mencapai 84.986 ton…

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana, menekankan pentingnya penertiban pertambangan bermasalah…

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi aman untuk menyambut puncak musim tanam periode Oktober 2026 h…

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

SurabayaPagi .com : Ada cerita dari layar lebar yang kini bisa ikut dirasakan lewat meja makan. The People’s Cafe (TPC), bagian dari ISMAYA Group, b…

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pasar kendaraan listrik di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran ekspansi produsen motor listrik, seiring meningkatnya pemanfaatan k…