Kendarai Motor, Remaja Tewas di Bawah Kolong Truk Parkir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. SP/Hadi Lestariono
Petugas saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga seputaran jalan Raya Penataran Kecamatan Nglegok Kab Blitar dikejutkan suara motor meraung keras. Setelah didatangi asal suara motor tersebut terlihat ada remaja berada di bawah kolong bak truk belakang dalam keadaan meninggal dunia. 

Kejadian tragis itu tepat berada di depan Pasar Nglegok Kec Nglegok Kab Blitar yang sudah banyak pedagang berdatangan untuk berjualan. 

Kejadian tersebut dibenarkan Kasat Lantas AKP Mulyo Sugihato S.IK, menurut AKP Mulya  ketika unit Laka Lantas Polres Blitar Kota bersama anggota Polsek Nglegok mendatangi TKP, korban sudah meninggal dunia, akibat luka yang diderita korban pada kepala.

"Jadi kejadian yang terjadi pada Selasa dini hari sekitar pukul 02.30  itu merupakan Laka lantas tunggal, TKP nya di jl raya Penataran depan Pasar Nglegok, sementara untuk motor jenis Honda warna kuning teyeng tersebut tidak berplat nomor polisi, kini untuk motor diamankan di Polres Blitar Kota, dan malam itu juga korban dibawa ke RSUD Mardi Waluyo," tandas AKP Mulyo Sugiharto atas izin Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH S.IK M.Si, Selasa (25/10).

Sementara menurut informasi saksi saksi di TKP dan kondisi korban yang diketahui bernama Riski Septiawan (19) warga Dusun Sukoreno Desa Sukosewu Kec Gandusari Kabupaten Blitar itu sendirian, dari arah Utara (Nglegok) menuju Selatan (Kota Blitar), sepeda motor dengan kecepatan tinggi tanpa kenakan helm, dimungkinkan korban menghindari jalan berlubang dan korban terlempar jatuh tepat di kolong kendaraan truk yang sedang parkir di depan Pasar Desa Nglegok.

"Dengan datangnya musim penghujan kami dari Polres Blitar Kota berharap kewaspadaan pengguna jalan raya ketika kendarai motor maupun mobil, untuk keselamatan diri sendiri atau orang lain," harap AKP Mulyo Sugiharto pada wartawan. Les

Berita Terbaru

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…