Bocah di Bulak Banteng Dianiaya Ibunya Sendiri Hingga Tewas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang wanita berinisial U (32) diamankan polisi atas dugaan penganiayaan yang menyebabkan kematian. Mirisnya korban penganiayaan tak lain adalah anaknya sendiri (AP) yang masih berusia 6 tahun asal Bulak Banteng Surabaya.

Dikonfirmasi Surabaya Pagi melalui aplikasi pesan singkat, Rabu (23/11/2022), Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Arief Ryzki Wicaksana, membenarkan informasi tersebut. "Informasi ini terungkap dari tim dokter RSUD Dr Soewandhi yang melapor kepada kami Senin (21/11/2022), " ujar AKP Arief.

Dari informasi yang didapat, kasus terungkap usai korban dibawa ke RS Soewandhi Surabaya oleh pelaku. Saat itu, korban dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Karena sudah kritis, korban lantas meninggal. Tim dokter menaruh curiga korban dipukuli lantaran banyaknya luka memar di tubuh anak malang tersebut.

“Dibawa ke Soewandi, ternyata meninggal terus dokternya lapor ke Polres karena ada luka-luka,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Arief menjelaskan, saat itu anggotanya mendapatkan laporan dari salah satu dokter di RS Soewandhi Surabaya. Dokter tersebut mengungkapkan, ada pasien anak yang terluka di tubuhnya namun tidak wajar.

Atas laporan itulah, pihaknya kemudian mendatangi rumah sakit kemudian melakukan penyelidikan. Kesimpulan jika korban dianiaya hingga tewas diambil usai polisi meminta keterangan dokter yang memeriksa dan memeriksa ibunya.

“Setelah kami lakukan autopsi terhadap jenazah korban, ternyata korban ini meninggal karena dianiaya ibu kandungnya sendiri. Banyak luka lebam di tubuhnya. Ibu kandungnya saat kami periksa awalnya sempat mengelak. Namun setelah ada bukti akhirnya mengakui perbuatannya itu,” tambah Arief.

Polisi, lanjut dia, telah mengamankan ibu kandung korban berinisial U, dan satu temannya berinisial L, yang diduga ikut membantu menganiaya korban.

"Kami masih pendalaman, untuk lengkapnya besok (hari ini, red) akan kami rilis," tutupnya.

Berdasarkan keterangan keduanya, lanjut Arief, penganiayaan tak hanya dilakukan sekali saja. Bahkan berulang dan berlanjut hingga AP tewas. "Itu berlangsung lama dan berkelanjutan," tandas Arief. ana/ham/rmc

Berita Terbaru

Penyambutan Kapolda Jatim Baru Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama Ibunya di Sambut Pedang Pora

Penyambutan Kapolda Jatim Baru Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama Ibunya di Sambut Pedang Pora

Minggu, 11 Okt 2026 15:06 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 15:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polda Jawa Timur menggelar prosesi penyambutan Kapolda Jawa Timur yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, di Mapolda Jawa Timur,…

Pemkab Magetan Kaji Ulang Lelang Perbaikan Jalan Buntut Harga Aspal Naik Rp7 Ribu per Kg

Pemkab Magetan Kaji Ulang Lelang Perbaikan Jalan Buntut Harga Aspal Naik Rp7 Ribu per Kg

Minggu, 11 Okt 2026 14:41 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Buntut kenaikan harga aspal sekitar Rp 7.000 per kilogram, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, harus menghitung ulang…

Terancam Dikepung Sampah, Aliran Anak Sungai Hutan Mangrove Seperti TPA

Terancam Dikepung Sampah, Aliran Anak Sungai Hutan Mangrove Seperti TPA

Minggu, 11 Okt 2026 14:31 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terbaru, lanskap rimbun hutan mangrove yang berada di kawasan pesisir timur Surabaya terlihat penuh dengan tumpukan sampah seiring…

Belum Kantongi SLHS, BGN Setop Sementara Operasional 10 SPPG di Bangkalan

Belum Kantongi SLHS, BGN Setop Sementara Operasional 10 SPPG di Bangkalan

Minggu, 11 Okt 2026 14:00 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Menindaklanjuti masih adanya sejumlah Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bangkalan yang belum memenuhi persyaratan…

Serahkan Langsung ke Petani, Serapan Pupuk Subsidi di Situbondo 81,7 Persen

Serahkan Langsung ke Petani, Serapan Pupuk Subsidi di Situbondo 81,7 Persen

Minggu, 11 Okt 2026 13:56 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Selama periode Januari hingga awal Oktober, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo, mencatat…

Harhubnas 2026, Pemkot Mojokerto Luncurkan QRIS Parkir dan Kampanyekan Keselamatan Berkendara

Harhubnas 2026, Pemkot Mojokerto Luncurkan QRIS Parkir dan Kampanyekan Keselamatan Berkendara

Minggu, 11 Okt 2026 12:46 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto meluncurkan pembayaran retribusi parkir tepi jalan umum secara digital melalui Quick Response Code I…