Polres Gresik Kirim 1.500 Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Cianjur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis didampingi Kanit Regident Satlantas Polres Gresik Iptu Mega Satriatama ikut menaikkan paket bantuan ke atas truk kontainer. Foto: SP/Grs.
Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis didampingi Kanit Regident Satlantas Polres Gresik Iptu Mega Satriatama ikut menaikkan paket bantuan ke atas truk kontainer. Foto: SP/Grs.

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Respon cepat dilakukan Polres Gresik sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat. Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis memberangkatkan sebanyak 1.500 paket bantuan untuk para korban langsung dari halaman Mapolres Gresik pada Kamis (24/11) kemarin. 
 
Bantuan dikirim menggunakan kendaraan satu truk kontainer berisi ribuan paket bantuan langsung dikirim ke Cianjur sebagai bentuk kepedulian Polri kepada korban bencana alam yang menewaskan ratusan korban jiwa.
 
"Kami turut berduka cita atas bencana alam gempa bumi yang melanda wilayah Cianjur. Bantuan ini untuk membantu meringankan beban para korban dan masyarakat terdampak," tegas Kapolres didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik. 
 
Bantuan yang dikirimkan sesuai dengan kebutuhan warga terdampak gempa bumi. Bantuan yang disalurkan terdiri dari 427 dus mie instan, 1.000 kilogram beras, 250 kilogram gula, 20 dus susu, 50 pack pampers, 135 pcs selimut, 150 dus air mineral, 50 dus makanan bayi dan ratusan obat-obatan. 
 
"Semoga pengiriman bantuan dari Gresik langsung menuju Cianjur berjalan lancar. Dan bisa meringankan beban korban di Cianjur. Semoga bisa membawa kebermanfaatan," tandas Azis. grs

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…