Jambret di Surabaya Terkapar Dihakimi Massa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat memberikan pertolongan pertama kepada pelaku jambret usai dihakimi massa. SP/Ariandi
Petugas saat memberikan pertolongan pertama kepada pelaku jambret usai dihakimi massa. SP/Ariandi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Apes dialami Setiawan, gagal mengambil dompet ia terkapar usai dihakimi massa. Pelaku jadi samsak hidup usai mencoba mengambil dompet milik Rokita warga Lebak Jaya Utara.

Kapolsek Tambaksari Kompol Ari Bayuaji, S.E.,S.I.K..,M.Si membenarkan informasi tersebut. Ia menyebut peristiwa terjadi di depan Toko Es Cream Mixue Jl. Kapas Gading Madya Surabaya. Jawa Timur, pada hari Kamis (01/12/2022) pukul 20:00 Wib.

Kronologis kejadian, korban bersama teman temannya dan kedua anaknya tiba di toko Es Cream Mixue di Jl. Kapas Gading Madya, selanjutnya korban langsung masuk ke dalam toko es cream tersebut, kemudian sekitar 5 menit korban keluar dengan maksud untuk memindahkan sepeda motornya yang berada di luar untuk ditaruh di tempat Parkiran. 

"Kemudian korban mendapati ada seorang laki laki yang tidak dikenal sedang disamping sepeda motor tersebut dan mengambil dompetnya, spontan korban berteriak maling.....maling...maling, aksi pelaku diketahui korban, lalu pelaku melarikan diri dan membuang dompetnya dijalan," jelas Ari Bayuaji saat dikonfirmasi oleh Wartawan Surabaya Pagi, WhatsApp hari Jum'at (01/12/2022). 

"Bersamaan dengan giat rutinitas anggota Opsnal Polsek Tambaksari saat melaksanakan patroli dan antisipasi kejahatan 3C yang melewati TKP tersebut. 

Melihat kejadian pencurian anggota langsung mengejarnya juga  dibantu oleh warga untuk mengejar pelaku, “Alhasil pelaku dapat ditangkap oleh warga dan sempat di kasih hadiah bogeman sama warga yang ada di situ, langsung dengan sikap tegas anggota polisi mengamankan pelaku tersebut dan dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk diobatkan terlebih dahulu," terangnya. Ari

 

Berita Terbaru

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyalahgunaan identitas untuk pinjaman online (pinjol) ilegal menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur. Pemprov…

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…