Maling Motor di Pasuruan Babak Belur Dimassa

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 29 Mei 2024 17:18 WIB

Maling Motor di Pasuruan Babak Belur Dimassa

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Pasuruan. Kali ini, pelakunya babak belur setelah dimassa warga di Desa Mulyorejo, Kecamatan Kraton, Rabu (29/5/24) siang.

Kejadian diawali dengan aksi pelaku yang merusak kunci kontak motor Yamaha Jupiter berplat N-5344-XU menggunakan kunci T, di perbatasan Desa Kebotohan dengan Desa Plinggisan, Kecamatan Kraton.

Baca Juga: Disnak Pasuruan Pastikan Hewan Kurban Aman

Saat itu, motor bebek itu tengah ditinggal oleh pemiliknya, Wagiono (59) warga Dusun Tegaron, Desa Kebotohan, Kecamatan Kraton, yang sedang bercocok tanam di sawah.

Namun Wagiono ternyata melihat saat motornya berusaha dibawa kabur pelaku. Ia pun berteriak sehingga memancing perhatian warga sekitar.

Pelaku yang panik, langsung melarikan diri dengan motor hasil curiannya. Namun korban dibantu warga mengejar sehingga akhirnya pelaku tertangkap.

“Saya sedang menyemprot jagung, nah melihat motor digeber-geber, langsung saya teriak maling,” kata Wagiono.

Baca Juga: 1.070 Nelayan di Kota Pasuruan Akan Dilindungi dengan Asuransi

Pelaku berhasil ditangkap di Desa Mulyorejo. Pelaku langsung dimassa oleh warga yang geram dengan pencurian yang dilakukannya.

Beruntung, nyawa pelaku masih bisa diselamatkan dan dibawa ke kantor balai desa sebelum dirujuk ke RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan, untuk mendapatkan perawatan .

Kepala Desa Plinggisan, Heru Supriyanto menyebut, pelaku pencurian motor ini sebenarnya lebih dari satu orang. Namun hanya satu orang yang berhasil ditangkap.

Baca Juga: Hebat, Pelajar MAN 1 Pasuruan Juara Turnamen Robotik Indonesia

Penangkapan maling motor ini, menurut Heru, amat disyukuri warga, mengingat curanmor kerap terjadi di kawasan itu sehingga membuat warga resah.

“Pelaku ini memang sering berkeliaran di desa kami. Alhamdulillah, satu orang berhasil ditangkap. Ini menjadi tolak ukur agar tidak ada lagi aksi pencurian di desa kami,” ujar Heru.

Hingga berita ini diturunkan, identitas pelaku curanmor masih belum diketahui. Pelaku masih menjalani perawatan di rumah sakit, sementara aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan. zis/nur

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU