Buruh, Tak Tahu Ikut Demo Soal UU KUHP

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan 17 partai politik lolos verivikasi, muncul aksi demo buruh yang tergabung dalam Exco Partai Buruh dan Organisasi Serikat Buruh.

Mereka long march dari Bundaran HI menuju kawasan Patung Kuda. Massa menggelar aksi berkonsep karnaval sekaligus  menyuarakan beberapa tuntutan.

Ada sembilan isu yang disuarakan massa buruh, antara lain, 1. Tolak UU KUHP, 2. Tolak omnibus law UU Cipta Kerja, 3. Land reforma-reforma agraria dan kedaulatan pangan, 4. Sahkan RUU PPRT, 5. Tolak upah murah, 6. Tolak outsourcing, 7. Perjuangkan jaminan sosial, seperti jaminan makanan, pendidikan, perumahan, air bersih, pengangguran, 8. Berantas korupsi dan 9. Usut tuntas semua kasus pelanggaran HAM yang sudah di rekomendasi oleh Komnas HAM.

Aksi Exco Partai Buruh dan Organisasi Serikat Buruh pada Kamis (15/12/2022), pukul 09.30 WIB, dilaporkan diikuti puluhan ribu buruh.

Long march dipimpin oleh mobil komando dan pawai marching band di belakangnya. Terlihat juga beberapa peserta aksi membawa atribut pelengkap aksi, mulai dari bendera, spanduk, hingga seragam sesuai organisasi masing-masing.

Seorang aktivis yang ada di mobil komando, ditanya alasan utama menolak UU KUHP, malah tanya ke wartawan Surabaya Pagi, "Isu konkrit UU KUHP dengan buruh apa ya mas?"

 

2.100 Personil Kawal

"Pagi ini personel siaga, karena ada beberapa titik dengan isu yang berbeda-beda, sementara ini baru ada sekitar 2.100 personel," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin saat dihubungi Kamis (15/12/2022).

Dan personel yang turun disebarkan di beberapa titik seperti di kawasan Patung Kuda, Balai Kota, di Kantor DPR, Bundaran HI, dan beberapa titik lainnya. Sementara pengalihan arus lalu lintas bersifat situasional.

"Kita berharap berbagai aktivitas penyampaian pendapat di muka umum tidak sampai menutup jalan. Namun jika memang nanti dipandang harus ditutup atau dialihkan, tentu kita akan melakukan pengalihan-pengalihan dengan tujuan agar aktivitas tetap berjalan, walaupun ada rekayasa dan juga pengalihan," ucap Komarudin.

Tak hanya aksi buruh, Komarudin juga menyebutkan ada beberapa elemen yang melakukan aksi hari ini. Semuanya membawa isu masing-masing.

Ini sesuai dengan pemberitahuan ke kepolisian, massa Exco Partai Buruh dan Organisasi Serikat Buruh yang diturunkan 10 ribu buruh lebih. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Payung Hukum Hampir Rampung, Perombakan Dua OPD Kota Mojokerto Segera Bergulir

Payung Hukum Hampir Rampung, Perombakan Dua OPD Kota Mojokerto Segera Bergulir

Kamis, 29 Okt 2026 12:22 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto bakal melakukan perombakan pada dua organisasi perangkat daerah (OPD). Ini menyusul payung hukum berupa…

Lewat ‘Sarapan Pecel’, Disdukcapil Madiun Optimalkan Layanan Publik Adminduk

Lewat ‘Sarapan Pecel’, Disdukcapil Madiun Optimalkan Layanan Publik Adminduk

Kamis, 29 Okt 2026 12:17 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) program "Sarapan Pecel", Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil…

Pemkab Magetan Gelar Sertifikasi Peningkatan Kompetensi Bendahara KDKMP

Pemkab Magetan Gelar Sertifikasi Peningkatan Kompetensi Bendahara KDKMP

Kamis, 29 Okt 2026 12:10 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akurat, dan akuntabel di tingkat desa dan kelurahan, ‎Pemerintah Kabupaten (…

Dari Tangki ke Kualitas Air, Electrolux Buka Mata Konsumen soal Pentingnya Pengurasan

Dari Tangki ke Kualitas Air, Electrolux Buka Mata Konsumen soal Pentingnya Pengurasan

Kamis, 29 Okt 2026 12:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 12:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebersihan air untuk mandi tidak hanya bergantung pada sumber air, tetapi juga kondisi perangkat yang digunakan untuk menampung dan m…

Cegah Penyimpangan, Pemkab Pantau Distribusi BBM di SPBU Pamekasan

Cegah Penyimpangan, Pemkab Pantau Distribusi BBM di SPBU Pamekasan

Kamis, 29 Okt 2026 11:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 11:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Menindaklanjuti agar antrian panjang bahan bakar minyak (BBM) di SPBU tidak terulang kembali, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Lewat Festival Literasi 2026, Pemkab Madiun Dorong Minat Baca Siswa SD dan SMP

Lewat Festival Literasi 2026, Pemkab Madiun Dorong Minat Baca Siswa SD dan SMP

Kamis, 29 Okt 2026 11:31 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Lewat kegiatan Festival Literasi tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, berupaya mendorong minat baca siswa SD dan SMP,…