Kasus Perampokan di Rumah Dinas Wali Kota Blitar Diambil Alih Polda Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Blitar Kota AKBP Argowoyono SH S.IK M.Si saat memberikan keterangan kepada awak media. SP/Hadi Lestariono
Kapolres Blitar Kota AKBP Argowoyono SH S.IK M.Si saat memberikan keterangan kepada awak media. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kasus perampokan di rumah dinas wali kota Blitar terus didalami polisi, hal itu disampaikan oleh Kapolres Blitar Kota AKBP Argowoyono SH S.IK M.Si kepada wartawan Senin (19/12) pagi.

Dalam keterangannya orang nomor satu di Polres Blitar Kota ini menyampaikan, atas terjadinya atas kasus 365 (perampokan) di rumah dinas wali kota yang hampir 7 atau 8 hari lalu, sekarang kasusnya ditarik ke Polda Jawa Timur, hal itu guna memudahkan dalam penyidikan dan penyelidikan para tersangka.

"Untuk update kasus 365 ini sudah naik ke penyidikan, namun untuk para pelakunya masih dilakukan penyelidikan, profiling tentang ciri ciri dan sebagainya sudah kami sampaikan, semuanya sudah dilakukan pendalaman dan profil lebih detail kepada para pelaku," papar AKBP Argowiyono lebih dalam kepada wartawan.

Lebih terinci AKBP Argowiyono menerangkan, bahwa mulai terhitung hari Minggu 18 November sesuai atensi Kapolda Jawa Timur, untuk tahapan penyidikan dan penyelidikan selanjutnya diambil alih jajaran Polda Jawa Timur.

"Kesemuanya itu guna memudahkan untuk koordinasi kita dengan lintas sektor sektoral atau koordinasi dengan wilayah jajaran di luar lintas Polda Jawa Timur, mudah-mudahan segera terungkap, dan selanjutnya untuk informasi atau perkembanganya dalam kasus 365 ini akan disampaikan oleh Bapak Kabid Humas Polda Jawa Timur," pungkas AKBP Argowiyono.

Perlu diketahui telah terjadi perampokan di Rumah Dinas Walikota Blitar, peristiwa pada Senin dini hari (12/12) setelah pelaku yang diduga berjumlah lima orang yang menggunakan mobil dengan Plat Dinas (Merah) berhasil melumpuhkan lima orang selain Santoso dan istrinya, juga ketiga petugas piket jaga rumdin (Satpol PP) diikat dan dilakban dengan posisi tengkurap, atas peristiwa tersebut pelaku berhasil menggondol uang tunai Rp 400 juta dan sejumlah perhiasan milik istri Santoso. Les

Berita Terbaru

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Panggung seni kembali semarak di Taman Bahari Majapahit (TBM). Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Ke…

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …