Potensi Bencana Hidrometeorologi Mojokerto Masih Tinggi, Bupati Imbau Warga Waspada

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto -  Potensi bencana alam dari fenomena hidrometeorologi di Kabupaten Mojokerto terbilang masih tinggi. Untuk itu, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati meminta masyarakat tetap waspada atas potensi bencana tersebut.

Hal itu dikatakan Bupati saat menyerahkan bantuan sosial kepada warga terdampak angin kencang yang ada di Desa Canggu dan Penompo, Kecamatan Jetis. Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati Jumat mengatakan, saat ini tengah memasuki musim waspada terhadap bencana hidrometeorologi.

 “Kami meminta masyarakat untuk selalu waspada dan siaga menghadapi hal tersebut,” katanya di sela penyerahan bantuan di Balai Desa Canggu.

Ia mengatakan, saat ini berada di bulan-bulan ada kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi, termasuk angin puting beliung. “Kalau angin puting beliung ini memang sulit untuk diantisipasi, karena memang tidak tentu titiknya,” ucapnya.

Dalam penanganan bencana, Bupati Ikfina menyampaikan, pemerintah diizinkan untuk menggunakan anggaran dalam rangka penanganan kebencanaan dan ada sejumlah proses yang memang harus dilalui.

 “Terkait bencana, kami diizinkan untuk mengambil dana untuk bantuan tidak terduga, sehingga ada prosedur yang harus diikuti dan dilalui, dicek lapangan, kemudian datanya diserahkan ke saya, melewati pengecekan ke inspektorat, itu harus dilalui semua. Sehingga, kami mohon maaf kalau bantuan ini diserahkannya sedikit agak lama,” tuturnya.

Mekanisme tersebut, lanjut Ikfina, telah ditetapkan sesuai aturan negara yang bertujuan untuk mencegah adanya korupsi anggaran. “Agar tidak ada korupsi di sini. Ini yang tidak diinginkan oleh negara. Proses ini harus bertahap sesuai proses. Sehingga, ini benar-benar real, tidak mengada-ada, karena ini sudah melalui perhitungan,” ucapnya.

Dengan diserahkannya bantuan sosial ini, Bupati Ikfina berharap, bantuan sosial ini bisa bermanfaat untuk masyarakat yang sudah terdampak angin kencang. “Semoga bantuan ini bermanfaat, kalau memang sudah ada yang diperbaiki kerusakannya, bantuan ini tetap kami berikan karena memang ini hak anda semua,” ujarnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Yo’i Afrida menyampaikan, kejadian angin kencang ini terjadi pada 4 Januari 2023 lalu. “Sesuai dengan petunjuk, bantuan ini baru bisa kami serahkan hari ini. Penerima bantuan dari Desa Penompo ada tiga penerima, dan yang dari Desa Canggu ada 11 orang,” ucapnya. Dwy

Berita Terbaru

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Lamongan – Persela Lamongan tampil impresif dengan menaklukkan Persijap Jepara 2-0 dalam pertandingan J League 2026 yang berlangsung di S…

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Semangat dan optimisme mewarnai pemberangkatan Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Lamongan ke-XV Tahun…

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) senilai Rp21,43 miliar yang dilayangkan PT Java Fortis Corporindo terhadap mantan d…

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo– Seorang admin media sosial di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berinisial NR ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ancaman …

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Untuk mencapai hasil yang maksimal di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan secara menyeluruh berhasil, diperlukan inovasi…

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah mulai memperketat pengawasan kendaraan dan barang yang diangkut melalui jalur laut. Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, d…