Gubernur Khofifah Sematkan Satyalencana Karya Satya pada 625 Guru Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali menyematkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Satyalencana Karya Satya kepada 625 guru di Gedung Negara Grahadi, Rabu (3/5). SP/DEVAN
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali menyematkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Satyalencana Karya Satya kepada 625 guru di Gedung Negara Grahadi, Rabu (3/5). SP/DEVAN

i

Gubernur Khofifah Ingatkan Para Guru Selalu Doakan Murid-muridnya
 
SURABAYAPAGI, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali menyematkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Satyalencana Karya Satya kepada 625 guru di Gedung Negara Grahadi, Rabu (3/5).
 
Total, dalam satu hari ini, Gubernur Khofifah menyematkan langsung Tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya kepada 625 orang guru.
 
Penyematan tanda kehormatan tersebut dibagi menjadi 3 sesi. Sesi pertama digelar pada pukul 09.00 WIB, kemudian sesi kedua pada pukul 11.00 WIB, dan sesi terakhir digelar pada pukul 15.00 WIB.
 
Menariknya, setiap kali menyematkan Tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya di dada kiri guru penerima, Gubernur Khofifah selalu menyampaikan terimakasih atas dedikasinya.
 
"Setiap menyematkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Satyalencana Karya Satya di antara panjenengan, terdengar atau tidak terdengar, saya membaca Bismillah. Kenapa? Supaya kasih sayangnya Allah turun kepada panjenengan semua,” kata Gubernur Khofifah.
 
Selain teriring doa, Gubernur Khofifah juga menyampaikan terimakasih atas dedikasinya kepada setiap penerima SLKS ini. Hal ini juga terkandung makna terima kasih teruntuk para guru, pahlawan tanpa tanda jasa yang telah mengabdi puluhan tahun demi mencerdaskan generasi penerus bangsa. 
 
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga berpesan agar para guru tak pernah lelah mendoakan semua murid-muridnya. Termasuk murid-murid yang acapkali dianggap nakal. Sebab, bagi Gubernur Khofifah "Nakal" itu dianggap N-Akal alias akalnya tidak terbatas.
 
"Dari dulu saya menterjemahkan nakal itu N-Akal atau akalnya tidak terbatas. Hanya karena mungkin pintunya yang harus dibukakan dengan pintu-pintu kebaikan. Salah satu yang membukakan pintu kebaikan itu ya panjenengan semua," imbuhnya.
 
"Oleh karena itu, banyak ulama-ulama kita kalau mendoakan guru dan murid itu menjadi satu rangkaian di dalam doa-doanya. Karena kita tidak hanya melihat dari prestasi-prestasi yang diraih namun juga bagaimana ilmunya manfaat barokah dan membawa manfaat bagi orang lain," imbuhnya. 
 
Mantan Menteri Sosial RI ini melanjutkan, tak jarang ditemui murid pintar namun trouble maker di sekolah. Sudah menjadi tugas para guru untuk mendidik anak anak tersebut di sekolah sehingga mereka pintar dan berkarakter.
 
 Salah satunya dengan mendoakan agar para murid kelak menjadi insan cerdas, bertaqwa, dan bermanfaat bagi bangsa dan negara.
 
"Siapa yang bertakwa kepada Allah, maka Allah akan membukakan pintu-pintu solusi, juga rizki dari pintu mana yang kita tidak duga. Bisa berupa materi, bisa juga berupa keluarga yang harmonis, anak-anak yang sholeh sholehah, baik anak kandung maupun anak didik kita. Kelak ketika anak-anak kita sukses mereka juga akan mengingat gurunya dan mendoakan para gurunya," jelas Gubernur Perempuan Pertama di Jatim ini.
 
"Hal-hal seperti ini mungkin tidak ada di dalam koridor mata pelajaran tertentu. Karena ini koridornya adalah koridor sosial spiritual," imbuhnya.
 
Terakhir, Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih atas pengabdian para guru. Ia berharap pengabdian tersebut bisa menjadi amal jariyah yang tidak terputus baik di dunia hingga di akhirat.
 
Seperti yang telah diketahui sebelumnya, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 63/TK/Tahun 2022 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya terdapat 4.037 guru di Jawa Timur yang mendapatkan penghargaan Satyalencana Karya Satya. Dan Gubernur Khofifah ingin menyematkan tanda kehormatan tersebut secara langsung kepada seluruh guru penerima sebagai bentuk rasa hormat kepada para guru.
 
Hal ini menjadi momen istimewa tersendiri bagi para guru penerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya. Salah satunya Yuni Lukitasari, guru SMKN 3 Jombang yang telah mengabdi selama lebih dari 10 tahun. Ia mengaku terharu sebab orang nomor satu di Jatim berkenan menyematkan tanda kehormatan tersebut secara langsung di dada kirinya.
 
"Yang membuat saya dan para guru lainnya tak kuasa membendung air mata karena kami diundang ke sini (Gedung Negara Grahadi) dan ibu Gubernur berkenan menyematkan langsung satu per satu kepada kami," ujarnya. 
 
Ia mengungkapkan bahwa ini merupakan kali pertamanya datang ke Gedung Negara Grahadi dan bertemu langsung dengan Gubernur Khofifah. 
 
"Semoga Ibu Gubernur sehat-sehat selalu. Serta jangan lelah menjadi pemimpin yang adil dan bijaksana bagi kami, warga Jatim," tandasnya.dev

Berita Terbaru

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyalahgunaan identitas untuk pinjaman online (pinjol) ilegal menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur. Pemprov…

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…