Tingkatkan Ekonomi Surabaya, Ketua Komisi B DPRD Surabaya Dorong Pemkot Lakukan Pemerataan Pembinaan UMKM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah.
Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -  Masalah pemerataan pembinaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu problem yang dikeluhkan oleh warga dalam Reses atau Serap Aspirasi Masyarakat yang digelar Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah di daerah pemilihannya. 

"Pembinaan pelaku UMKM belum merata, itu salah satu keluhan warga kepada kami saat Reses," ungkap Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah, Selasa (9/5). 

Menurut Lutfiyah, selama ini Pemerintah Kota Surabaya dalam melakukan pembinan pelaku UMKM di Surabaya ini belum merata. Cuma beberapa pelaku UMKM yang mendapat perhatian dan pembinaan dari Pemkot. 

Pelatihan keahlian pelaku UMKM ini seharus dilakukan secara kontinyu dengan pendampingan oleh dinas-dinas terkait. Maka dari itu, lanjut Lutfiyah diri mendorong Pemerintah Kota Surabaya untuk lebih memaksimalkan pembinaan dan pendampingan terhadap UMKM di Surabaya agar pertumbuhan ekonomi Surabaya terus meningkat. 

Lutfiyah mengatakan, UMKM merupakan ujung tombak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Surabaya. Dimana UMKM dapat memberi kontribusi nyata dalan meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian warga Surabaya. 

Selain itu, Lutfiyah mengatakan masih banyak problem-problem yang menjadi keluhan warga yang ditemui dalam reses sejak 3 Mei hingga 9 Mei 2023 ini. Diantarnya masalah lingkungan seperti bantuan gerobak sampah di RW-RW, masalah kesehatan serta masalah kemiskinan. 

"Dimana di Surabaya ini masih banyak masalah kemiskinan yang harus segera ditangani," katanya. 

Lutfiyah mengatakan, banyak warga yang meminta rumah susun artinya masih banyak warga Surabaya yang belum mempunyai hunian.

"Banyak warga miskin yang tidak punya rumah dan tidak mampu untuk mengontrak," terangnya. 

Menurut Lutfiyah, sebenarnya Pemkot Surabaya dapat membangun rumah susun yang lebih banyak sehingga dapat menampung para warga miskin yang tidak memiliki hunian. 

"Untuk rusun sebenarnya Pemkot Surabaya cukup menyediakan lahan untuk pembangunan rumah susun dan nantinya Pemerintah Pusat yang membangunya," katanya. 

Lutfiyah mendorong Pemkot Surabaya dapat memperhatikan apa yang menjadi keluhan warga dan dapat meminimal kemiskinan serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Surabaya. Alq

Berita Terbaru

Catherine Hindra mundur dari direksi GOTO

Catherine Hindra mundur dari direksi GOTO

Kamis, 15 Okt 2026 00:58 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mendapatkan restu pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Rabu, (…

QRIS Mulai bidik Hong Kong, India Masih Terkendala Negosiasi

QRIS Mulai bidik Hong Kong, India Masih Terkendala Negosiasi

Kamis, 15 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com – Indonesia menargetkan perluasan konektivitas pembayaran QRIS ke Hong Kong, Timor-Leste, dan Arab Saudi, dengan sejumlah pengembangan teknis d…

Jasa Marga Pacu Transformasi Layanan Usai Raih Penghargaan Danantara

Jasa Marga Pacu Transformasi Layanan Usai Raih Penghargaan Danantara

Kamis, 15 Okt 2026 00:54 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:54 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk meraih peringkat 10 dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026 sebagai BUMN dengan layanan terbaik, yang d…

Don Ritto Protes Dakwaan JPU

Don Ritto Protes Dakwaan JPU

Kamis, 15 Okt 2026 00:52 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Tim kuasa hukum tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) Don Ritto memprotes dakwaan yang disampaikan jaksa penuntut umum…

Jalan Kunti Digedor, Belasan Orang Diamankan!

Jalan Kunti Digedor, Belasan Orang Diamankan!

Kamis, 15 Okt 2026 00:50 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Operasi pemberantasan narkoba di kawasan Jalan Kunti, Surabaya, terus berlanjut. Polda Jawa Timur bersama petugas gabungan m…

Eks Kadis ESDM Jatim Didakwa Terima Rp 4,09 Miliar

Eks Kadis ESDM Jatim Didakwa Terima Rp 4,09 Miliar

Kamis, 15 Okt 2026 00:48 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Aris Mukiyono, didakwa menerima uang sekitar Rp 4,09 miliar d…