Pria di Jombang Nekat Bunuh Diri, Tewas Dilumat Si ''Ular Besi'', Korban Dikenal Rajin Bekerja

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proses evakuasi potongan jasad korban yang berceceran di lokasi kejadian perlintasan tanpa palang pintu Dusun Johoclumprit Desa/Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang pada Rabu (12/07/2023) malam. SP/ JBG
Proses evakuasi potongan jasad korban yang berceceran di lokasi kejadian perlintasan tanpa palang pintu Dusun Johoclumprit Desa/Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang pada Rabu (12/07/2023) malam. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Petugas dari Polsek Sumobito dibantu warga baru saja mengevakuasi jenazah seorang pria di Jombang yang nekat bunuh diri dengan menabrakan dirinya ke KA (Kereta Api) yang sedang melaju kencang di perlintasan tanpa palang pintu Dusun Johoclumprit Desa/Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang pada Rabu (12/07/2023) malam.

Selain itu, tak jauh dari lokasi juga ditemukan sepeda motor milik korban, yakni Honda Supra Fit nopol L 2847 KX. Motor ini posisinya terkunci.  Akibat insiden itu, perjalanan kereta api juga sempat terhambat 15 menit. 

Kronologi kejadian pun dijelaskan Kapolsek Sumobito AKP Sulaiman, pihaknya mengetahui kejadian ini setelah mendapatkan laporan dari masinis. Saat itu, KA Bima sedang melintas di rel tersebut sekitar pukul 20.00 WIB. Nah, tiba-tiba saja korban turun dari motornya. Di melompat ke atas rel untuk menyambut datangnya kereta api.

Dalam sekejab, tubuh korban dilumat habis oleh ‘ular besi’ tersebut. “Diduga korban sengaja menabrakkan diri ke arah kereta api. Karena menurut keterangan masinis, begitu turun dari motor, korban langsung melompat untuk menghadang kereta,” ujar Sulaiman.

Saat ini, dari pemeriksaan yang dilakukan oleh tim identifikasi Polres Jombang akhirnya identitas pria ini diketahui. “Korban bernama Usman Yudi (32), warga Desa Japanan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang,” ujarnya, Kamis (13/07/2023).

Jasad korban yang dikumpulkan sepanjang rel kereta api itu kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD Jombang. Kerabat dari pria nekat tersebut juga nampak di kamar jenazah. Mereka terlihat sedih mengetahui kejadian itu.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Japanan Junaidi Catur Wicaksono membenarkan bahwa korban adalah warganya. Usman dikenal sebagai orang yang rajin bekerja. “Benar, korban adalah warga kami. Dia berangkat dari rumah setelah magrib untuk menjemput istrinya di Kecamatan Kesamben,” ujar Junaidi. dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…