SURABAYAPAGI.com, Jombang - Guna memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang memperkuat komitmen pelayanan kesehatan dan pemberdayaan lanjut usia (lansia), lewat Seminar Kesehatan Lansia, dengan mengusung tema “Lansia Sehat dan Mandiri, untuk Indonesia Berdaya”, dengan tujuan mewujudkan lansia yang SMART, yakni sehat, mandiri, aktif, dan produktif.
Pasalnya, lansia bukan beban pembangunan, melainkan bagian penting dari masyarakat yang memiliki pengalaman, kebijaksanaan, dan kontribusi berharga. Karena itu, Pemkab Jombang berkomitmen memperkuat peran posyandu lansia, skrining kesehatan rutin, pendampingan keluarga, serta edukasi perilaku hidup sehat.
“Lansia bukanlah beban pembangunan, melainkan aset dan sumber kebijaksanaan yang perlu dijaga, dihormati, dan diberdayakan,” jelas Bupati Warsubi, Rabu (14/10/2026).
Menurut Salmanudin, peningkatan kualitas hidup lansia membutuhkan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan. Sedangkan adanya puskesmas dan kader kesehatan, lanjutnya, menjadi garda terdepan dalam memantau kondisi lansia, memberikan edukasi, serta mendeteksi dini potensi gangguan kesehatan.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, mengingatkan bahwa peringatan HLUN bukan sekadar agenda tahunan, tetapi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap orang tua dan warga lanjut usia. Masa-masa lansia menyimpan pengalaman hidup dan nilai-nilai berharga yang dapat menjadi pelajaran bagi generasi berikutnya.
Sehingga, pihaknya mengajak masyarakat memulai kepedulian dari lingkungan keluarga. Melalui upaya ini, lansia diharapkan tetap sehat, aktif, mandiri, dan memiliki kesempatan menjalani kehidupan yang bermartabat. “Dari Bapak dan Ibu sekalian, kita belajar keteguhan, kesabaran, dan kerja keras. Nilai yang tidak selalu kita temukan di dalam buku,” ungkapnya. jb-01/dsy
Editor : Redaksi