Cekcok dengan Suami Siri, Emak-emak di Mojokerto Depresi dan Hampir Bunuh Diri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Emak-emak AL (46) memakai kerudung merah usai melakukan aksi percobaan bunuh diri di Jalan Raya Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. SP/ MJK
Emak-emak AL (46) memakai kerudung merah usai melakukan aksi percobaan bunuh diri di Jalan Raya Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. SP/ MJK

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Seorang emak-emak nekat berinisial AL (46) nekat melakukan aksi bunuh diri di Jalan Raya Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto lantaran diduga gara-gara masalah rumah tangga.

Aksi nekatnya tersebut dilakukan dengan berdiri di tengah jalan alternatif Mojokerto-Jombang dan sembari berteriak histeris meminta pengguna jalan menabrak dirinya. Beruntung, aksi nekat emak-emak tersebut berhasil digagalkan warga. 

Meski telah diajak menepi serta ditenangkan warga dan petugas, AL masih histeris dan ingin mengakhiri hidupnya. Petugas psikolog pun didatangkan ke lokasi untuk menenangkan AL.

Psikolog dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2) Kabupaten Mojokerto didatangkan ke lokasi untuk menenangkan dan mengurai persoalan yang dialami ibu empat anak tersebut. Pihak keluarga pun didatangkan.

Sementara itu, akibat aksi AL tersebut, lajur lalu-lintas pun ikut terganggu, meski hanya sesaat setelah berhasil dibujuk warga dan petugas untuk menepi. “Setelah ditenangkan dan diajak menepi oleh warga, lalu-lintas lancar lagi,” ungkap anggota patroli Polsek Sooko, Bripka Mulyono, Minggu (27/08/2023).

Saat petugas dan warga berusaha menenangkan Al, turut dihadiri pihak keluarga dan perangkat desanya dengan tujuan agar bisa dilakukan pendampingan dan pemantauan terhadap yang bersakutan. 

“Kedatangan keduanya agar bisa mendapat solusi dari sang kerabat. Tapi ibu ini justru mengambil pisau di dapur rumah kerabatnya,” katanya.

Dari keterangan yang diberikan ke petugas, aksi nekat tersebut disinyalir kuat dipicu persoalan rumah tangga. “Ibu ini punya masalah rumah tangga dengan suami sirinya, warga Kota Surabaya. Sebelumnya mereka berkunjung ke rumah kerabatnya yang tinggal tak jauh dari lokasi,” jelasnya lagi.

Di tengah mediasi dengan kerabatnya, AL yang telah bercerai dengan suami terdahulunya itu mengambil pisau di dapur rumah kerabatnya. Pisau tersebut hendak ditikamkan ke suami sirinya, namun aksinya berhasil digagalkan kerabatnya. Menghindari hal yang tak diinginkan, sang suami siri pun langsung angkat kaki dari lokasi.

“Diduga ibu ini sakit hati karena baru mengetahui jika suami siri-nya sudah berkeluarga dengan wanita lain setelah keduanya menikah siri empat tahun lalu sehingga suami sirinya tak berkenan meresmikan pernikahannya dengan AL,” jelasnya.

“Dari pengakuan yang bersangkutan, diduga ada permasalahan rumah tangga dengan suami sirinya,” tutupnya. mj-01/dsy

Berita Terbaru

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kota Mojokerto meraih dua penghargaan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia atas upaya pengembangan sektor t…

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui program Teman Lansia yang merupakan gerakan memberikan pendampingan kepada mereka, sehingga Pemerintah Kabupaten…

Kantor Imigrasi Blitar Deportasi Warga Negara Jepang, Imbas Overstay saat Urus Pemutakhiran Izin Tinggal

Kantor Imigrasi Blitar Deportasi Warga Negara Jepang, Imbas Overstay saat Urus Pemutakhiran Izin Tinggal

Jumat, 09 Okt 2026 10:59 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 10:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar mendeportasi seorang Warga Negara Jepang (WNJ) berinisial MI setelah yang bersangkutan diketahui mengalami…

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

SurabayaPagi, Situbondo — Komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang aman dan andal, tetapi j…

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — BPJS Kesehatan memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Pemkab Jember yang memadukan program jaminan kesehatan nasional dengan …

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, meluncurkan Mobil Cinta untuk mengantar pasien kurang mampu pulang secara gratis setelah…