Bawa Pertumbuhan Ekonomi 5,56, Bupati Lamongan Tokoh Penggerak Entrepreneur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati saat menerima penghargaan yang diserahkan oleh Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. SP/IST
Bupati saat menerima penghargaan yang diserahkan oleh Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. SP/IST

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Karena mampu membawa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lamongan capai 5,56 salah satunya menggerakkan UMKM, bupati Yuhronur Efendi menerima penghargaan sebagai tokoh penggerak entrepreneur berbasis UMKM,  pada Indonesia Entrepreneur Challenge (IEC) 2023 oleh salah satu media nasional Selasa (30/08/2023) malam di Hotel Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta.

Lamongan menerima penghargaan tingkat Nasional ini, karena telah memasuki standar penilaian meliputi kreativitas masing-masing dalam mendirikan dan mengembangkan usaha, pencapaian omset dan laba usaha, penggunaan strategi pemasaran yang unik dan tepat, serta penerapan sistem digital dalam operasi mereka. 

Selain itu, penilaian lebih diberikan kepada peserta yang berhasil menggandeng lingkungan dan masyarakat pada usaha mereka dalam konteks Sustainable Development Goals (SDGs).

Di Kota Soto sendiri, UMKM disebut sebagai pahlawan ekonomi. Pasalnya, kontribusi UMKM mampu membangkitkan ekonomi pasca pandemi. Saat ini pertumbuhan ekonomi di Lamongan berada pada angka 5,56.

"UMKM masuk dalam prioritas Lamongan, karena kontribusi nyata telah diberikan. Terutama kontribusi pada Kebangkitan ekonomi  pasca pandemi," tutur Pak Yes usai menerima penghargaan pada kegiatan yang mengusung tema tema "Growth and Sustainability: Building Indonesian Micro Small and Medium Enterprises to Go Global".

Sebanyak 252.384 UMKM di Lamongan gencar diberikan pembinaan terkait packaging hingga pemasarannya, fasilitasi dalam sarana prasarana hingga modal usaha, legalitas usaha secara gratis, dan diikutsertakan dalam ajang pameran. Hal tersebut bertujuan agar UMKM di Lamongan memiliki potensi maksimal.

Selanjutnya Pak Yes juga mengungkapkan bahwa UMKM yang berkualitas tentu melahirkan sumber daya manusia yang berdaya saing. Oleh sebab itu untuk mempertahankan eksistensi UMKM Lamongan, Pemerintah Kabupaten Lamongan terus melakukan pembinaan kepada entrepreneur millenial melalui program Megilan entrepreneur atau Megpreneur.

"Potensi UMKM di Lamongan harus bersifat sustainable kami telah mencanangkan program Megpreneur, yang mana tujuan utamanya adalah menumbuhkan jiwa entrepreneur pada generasi muda. Karena mereka yang akan meneruskan eksistensi UMKM di Lamongan," ungkap Pak Yes.

Setelah ini, Produk UMKM Biar Clean dan HQ Jaya akan memperoleh kesempatan tampil dalam pameran Trade Expo Indonesia. Karena merupakan pemenang dari kategori alat rumah tangga dan produk kreatif dari Kabupaten Lamongan. jir/dsy

Berita Terbaru

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti sejumlah persoalan pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setelah melakukan…

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Blitar, kali ini sebuah Toko bangunan 999 milik LS.49  warga Desa Sukosewu Kec.Gandusari …

Pemkab Magetan Akan Pasang Papan Pengumuman di Tanah Kaveling Tunggak Pajak

Pemkab Magetan Akan Pasang Papan Pengumuman di Tanah Kaveling Tunggak Pajak

Selasa, 13 Okt 2026 15:40 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna menindaklanjuti tunggakan pajak sekaligus mencari pemilik tanah yang keberadaannya tidak diketahui, Pemerintah Kabupaten…

Semburan Air Setinggi 3 Meter di Jalan Dupak Rukun Surabaya, Diduga Kebocoran Pipa Storage

Semburan Air Setinggi 3 Meter di Jalan Dupak Rukun Surabaya, Diduga Kebocoran Pipa Storage

Selasa, 13 Okt 2026 15:31 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kawasan Jalan Dupak Rukun, Surabaya menjadi sorotan pasca munculnya semburan air setinggi sekitar 2–3 meter yang diduga akibat k…

Pemkab Madiun Gelar ‘TAGANA Masuk Sekolah’, Cegah Bencana dan Bullying

Pemkab Madiun Gelar ‘TAGANA Masuk Sekolah’, Cegah Bencana dan Bullying

Selasa, 13 Okt 2026 15:27 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui kolaborasi antara Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar sosialisasi edukasi…

Diduga Dicekoki Nenek Telur Mentah, Bayi 28 Hari di Surabaya Meninggal

Diduga Dicekoki Nenek Telur Mentah, Bayi 28 Hari di Surabaya Meninggal

Selasa, 13 Okt 2026 15:25 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kabar mengejutkan dan duka melanda seorang bayi yang baru saja berusia 28 hari bernama Alena di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), yang…