Penemuan Jasad Bayi Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Polisi: Berjenis Kelamin Perempuan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penemuan jasad bayi berjenis kelamin perempuan di sungai Desa Karangan, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Senin (16/10/2023). SP/ PNG
Penemuan jasad bayi berjenis kelamin perempuan di sungai Desa Karangan, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Senin (16/10/2023). SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Penemuan jasad bayi yang tenggelam di sungai Desa Karangan, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo menggegerkan warga setempat. Pasalnya jasad bayi yang telah meninggal dunia itu pertama kali diketahui oleh warga yang mencari lumut untuk memancing ikan 

Wardi, salah satu warga setempat mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (16/10/2023) petang. “Bayi yang ditemukan tenggelam di sungai itu hari Senin kemarin sekitar pukul 17.00 WIB,” katanya.

Sementara itu, warga yang menemukan jasad bayi itu langsung melaporkan kejadian ke pihak kepolisian setempat. Polisi segera ke lokasi begitu mendapat laporan dan langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dengan memasang garis polisi. 

Menurut Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Badegan, AKP Haryono, bayi tersebut telah terbujur kaku di dalam sungai yang dangkal saat ditemukan. Bahkan, kejadian ini mengejutkan semua orang, sehingga menjadi tontonan bagi warga setempat.

Kini, petugas kepolisian mengevakuasi jasad bayi dari dalam sungai kemudian dibawa ke RSUD dr. Harjono Ponorogo untuk pemeriksaan.

“Setelah mendapatkan laporan, kita langsung lakukan evakuasi untuk dibawa ke rumah sakit. Di sana petugas dan tim memeriksa jasad bayi itu,” jelasnya.

Pihaknya, juga telah mengerahkan tim untuk melakukan pemeriksaan terhadap jasad bayi di RSUD Harjono Ponorogo. Mereka juga telah memanggil beberapa saksi untuk dimintai keterangan terkait kejadian tragis ini.

Sebagai informasi, petugas medis di ruang jenazah RSUD dr. Harjono Ponorogo, Anike Wahyu menyampaikan, jasad bayi tersebut berjenis kelamin perempuan. Adapun panjang bayi itu 45 centimeter dan berat badan 1,6 kilogram. 

Sedangkan, diperkirakan bayi ini meninggal kurang dari 24 jam sebelum ditemukan. “Bayi itu berjenis kelamin perempuan dengan panjang 45 cm dengan berat badan 1,6 kg,” katanya.

Hingga kini, Jajaran dari Korps Bhayangkara itu berusaha mencari tahu lebih lanjut tentang identitas bayi dan penyebab kematian yang tragis tersebut. png-01/dsy

Berita Terbaru

Semeru Kembali Erupsi hingga Cuaca Hujan Rintik, Pendakian Ditutup Total

Semeru Kembali Erupsi hingga Cuaca Hujan Rintik, Pendakian Ditutup Total

Kamis, 08 Okt 2026 14:00 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan aktivitas Gunung Semeru kembali erupsi dan saat ini masih berada…

Target Kinerja Belum Tercapai, Eri Cahyadi Ganti 13 Kepala Dinas Surabaya Berdasarkan Hasil Evaluasi

Target Kinerja Belum Tercapai, Eri Cahyadi Ganti 13 Kepala Dinas Surabaya Berdasarkan Hasil Evaluasi

Kamis, 08 Okt 2026 12:53 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti pergantian 13 kepala perangkat daerah (PD) dalam setahun terakhir, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkap hal…

Tindak Aduan Pengemudi Wirawiri, Dishub Surabaya Gerak Cepat beri Sanksi SP-2

Tindak Aduan Pengemudi Wirawiri, Dishub Surabaya Gerak Cepat beri Sanksi SP-2

Kamis, 08 Okt 2026 12:34 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan salah satu pengemudi Wirawiri Suroboyo,…

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Pemkot Madiun Bakal Perbaiki Drainase Rusak hingga Pengolahan Ipal

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Pemkot Madiun Bakal Perbaiki Drainase Rusak hingga Pengolahan Ipal

Kamis, 08 Okt 2026 12:25 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 12:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menyusul temuan di sejumlah lokasi saluran drainase di Kota Madiun yang telah mengalami kerusakan, Pemerintah Kota (Pemkot) setempat…

Pemkab Malang Ubah Paradigma Sound Horeg: Dari “Adu Keras” Jadi “Adu Kreativitas"

Pemkab Malang Ubah Paradigma Sound Horeg: Dari “Adu Keras” Jadi “Adu Kreativitas"

Kamis, 08 Okt 2026 11:52 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 11:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti berbagai persoalan sosial yang muncul akibat penggunaan pengeras suara atau sound system (sound horeg) di tengah…

Ditarget Rampung 16 Desember, Pembangunan Jembatan Candinegoro Terus Dikebut

Ditarget Rampung 16 Desember, Pembangunan Jembatan Candinegoro Terus Dikebut

Kamis, 08 Okt 2026 11:43 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 11:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menyusul deviasi progres fisik yang mencapai minus 9,94 persen, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus mengebut pembangunan…